Home / Berita

Rabu, 14 April 2021 - 07:32 WIB

Ambulance Jadi Mobil Pribadi, Warga Terpaksa Sewa Pick Up ke Rumah Sakit

Viewer: 1058
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 28 Detik

(Foto : Ivan/Media LiputanMalut.com)

HALSEL – KOMPAS NASIONAL | Salah satu keluarga di kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) terpaksa menyewa Pick Up untuk mengantar pasien ke RSUD Labuha.

Keluhan ini di sampaikan warga babang beberapa waktu lalu saat melihat ada pasien sakit dirawat di puskemas Babang yang di rujuk ke RSUD Labuha. Namun, saat di rujuk tidak ada Ambulance sehingga keluarga pasien terpaksa menyewa pick up untuk diantar ke RSUD Labuha.

“Ada warga masuk Puskemas terus tidak bisa diatasi sehingga pasien harus dirujuk ke RSUD Labuha, tetapi staf puskesmas bilang ambulance sudah dipakai pribadi maka pasien harus sewa mobil pick up L300 menuju RSUD Labuha,” Kata salah satu warga Babang yang menyapa keluarga pasien

Baca Juga  Jelang PTM, Disdik dan PMI Laksanakan Penyemprotan Disinfektan di Sekolah

Sementara informasi yang di lansir dari salah satu media online, mobil Ambulance milik Puskesmas Babang disinyalir sering dipakai Kepala Puskesmas, Husen, sebagai mobil pribadi.

Menanggapi hal tersebut, Direktur LSM Institut Demokrasi Halsel, Ade Hud mengatakan, soal pelayanan ambulance itu sangat prinsip karena untuk melayani masyarakat bukan gunakan untuk kepentingan pribadi.

“Kenapa masyarakat tidak dilayani sehingga mereka harus keluarkan uang pribadi untuk sewa mobil pick up atau L300, Kepala Puskesmas ini pelayan masyarakat atau melayani diri sendiri, sampai-sampai pasien saja tidak bisa terlayani dengan baik,” tandasnya

Baca Juga  Update Covid 6 November: Kasus Positif 3.662, Sembuh 2.495, Meninggal 22

Untuk itu, Kata Ade, ini menjadi catatan bagi Pemerintahan yang baru untuk mengevaluasi para kepala puskesmas yang buruk dalam pelayanan.

“Saya sarankan kepada Bupati dan Wakil Bupati Halsel terpilih agar jangan biarkan ada raja kecil dalam pemerintahan mendatang karena itu akan menjadi citra buruk dan hanya merusak pelayanan kesehatan terhadap masyarakat,” pungkas Ade

Terpisah, Kepala Puskesmas Babang, Husen, saat di hubungi via Whatsaap, Rabu (14/4/2021) dirinya membantah terkait informasi tersebut, dan mengungkapkan bahwa semua tuduhan terhadap dirinya dan Puskesmas Babang itu tidak benar. “Itu tidak benar oke,” singkat Husen

(Fik)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
50 %
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
50 %
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gubernur dan Wagub Kalbar Sambut Kedatangan Menhub di Bandara Supadio

Berita

Pesan Natal GMKI 2020″Lihatlah, Kristus Menjadikan Semuanya Baru”

Berita

Bupati Dolly Sebut Syahrul M Pasaribu Sebagai Tokoh Inspirator Masyarakat Tapsel

Berita

KPU KETAPANG TETAPKAN PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI TERPILIH TAHUN 2020.

Berita

Polda Kalbar Berhasil Meringkus 638 Tersangka Tindak Kejahatan Jalanan

Berita

Polsek Nanga Pinoh Bersama BPBD Melaksanakan Patroli Pengecekan Debit Air Sungai Melawi*

Berita

Terima Suap Rp 14,2 M, Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Ditahan KPK

Berita

Sensus Penduduk 2020 Lanjutan, Wali Kota : Penting Sebagai Acuan Program