Home / Berita

Jumat, 5 Agustus 2022 - 10:27 WIB

PT Sinar Tayan Inti Mulya Optimis Tekan Biaya Produksi Sebesar 50% Lebih Dengan Gunakan Listrik PLN

Viewer: 441
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 43 Detik

Nikmati layanan premium Daya 5.540.000 VA

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com-Untuk meningkatkan produktivitas dengan menekan biaya produksi, PT Sinar Tayan Inti Mulya (STIM) beralih gunakan listrik PLN dengan layanan premium daya 5.540.000 VA.Jum’at(5/8/2022).

Penandatanganan nota kesepahaman layanan premium dilakukan oleh Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Kalbar, Rizal Azhari, dengan Direktur PT STIM, Sumin, di Hotel Ibis Pontianak, pada akhir Juli lalu.

Perusahaan yang mengolah minyak inti sawit atau Palm Kernel Oil (PKO) ini sebelumnya menggunakan pembangkit sendiri Captive Power bertenaga uap dengan kapasitas sebesar 5 MW.

“Menggunakan listrik PLN tentunya lebih praktis, efektif dan efisien.

Kami yakin dapat meningkatkan produktivitas dan mampu menekan biaya produksi lebih dari 50 persen,” ungkap Sumin.

Baca Juga  Penyerahan Dipa Dan Dana Transfer Kepada Bupati Dan Wali Kota Se- Kalimantan Barat

Melihat stok bahan baku kernel di Kalbar cukup banyak, pihaknya berencana akan meningkatkan produktivitas operasional pabrik dengan menambah daya listrik hingga 10 MW.

Ia juga mengakui layanan PLN sangat memuaskan. Semua proses layanan pasang baru dilakukan dengan cepat, transparan, dan tidak berbelit-belit.

“Dukungan PLN dengan menyediakan pasokan listrik yang andal tentunya dapat mendorong pertumbuhan iklim bisnis dan industri yang saat ini sedang berkembang di Kalimantan Barat,” tutur Sumin.

Ia juga berharap, PLN dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat khususnya para pelaku bisnis dan industri agar mereka dapat terus mengembangkan usahanya.

Sementara itu, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Kalbar, Rizal Azhari, mengungkapkan bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, dengan menghadirkan listrik yang andal.

Baca Juga  Wakil Bupati Humbang Hasundutan Sambut Baik Taruna Akmil-AD, Dari Borsak Mangatasi Nababan

“Sistim kelistrikan di Kalimantan Barat khususnya di sistem interkoneksi Khatulistiwa dalam kondisi yang sangat kondusif dalam mendukung perkembangan iklim usaha di Kalimantan Barat,” kata Rizal.

Berdasarkan data per tanggal 3 Juli 2022, saat ini Sistem Kelistrikan Khatulistiwa memiliki daya mampu sebesar 561,4 MW sedangkan beban puncak atau kebutuhan listrik masyarakat tertinggi sebesar 426,7 MW.

Dengan kelebihan daya disistem interkoneksi Khatulistiwa sebesar 134,7 MW, pihaknya siap melayani kebutuhan listrik masyarakat serta siap mendukung tumbuh-kembangnya iklim usaha yang ada di Kalimantan Barat.

“Silahkan para pelaku usaha fokus pada usaha yang dijalankan, biar kami yang urus listriknya,” pungkas Rizal.

(Hasnan Sutanto)

*

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Warga Adat Tegamo Ucapkan Terima Kasih Kepada Bapak Lenis Kogoya

Berita

Koruptor Kredit Bank BNI Cabang Pontianak Di Tangkap

Berita

ASN Yang Produktif Harus Selalu Menjaga Kesehatan Dan Kebugaran

Berita

Siti Asiyah, Nenek 82 Tahun yang Duduk di Kursi Terdakwa PN Surabaya

Berita

Dukung Pelestarian Lingkungan Berkelanjutan, Agincourt Resources Gelar Martabe Innovation Award (MIA) 2022

Arsip

Van Warna Putih Berjalan Zig-zag di Jalanan Kota Barcelona Tewaskan 13 Orang

Berita

BPM Ingatkan Kejati dan Polda Untuk Tuntaskan Kasus Kasus Korupsi Berjemaah di Kalbar

Berita

Sebulan Lebih DPO, Pelaku Begal Tersungkur Kena Timah Panas Polisi