
Kompasnasional.com l Tapanuli Tengah – Azmal Sihotang Camat Badiri berjibaku dengan masyarakat hadapi musibah banjir bandang yang di sebabkan cuaca Extrin yang melanda wilayah pemerintaha yang di pimpinnya pada malam minggu (11/06/22).
Dari komfirmasi melalui Whasaap pribadinya menjelaskan kepada Media Kompasnasional.com bahwa kondisi terkini dari kejadian Banjir Bandang yang dialami Kecamatan yang dipimpinnya sudah kembali kondusif, walau material longsor masih dalam pengerjaan oleh para warga yang terdampak.
“Dari dampak cuaca Extrim semalam bang diperkirakan sekitar 500 KK yang terdampak dari kejadian Banjir Bandang semalam,” Pungkasnya Minggu (12/06/22).

Lanjunya lagi menjelaskan, kalau korban jiwa atas kejadian ini tidak ada, kalau kerugian masyarakat atas musibah ini belum bisa kita kalkulasikan. Disebabkan, kondisi masyarakat dan Instansi Pemerintah Desa, Kelurahan beserta Lingkungannya masih sibuk berbenah atas musibah yang terjadi tadi malam.
“Untuk Lalulintas yang tertimpa material longsor sudah bisa dilalui kendaraan dari jam 11: 00 Wib tadi malam. Dari mulai longsor terjadi, kita langsung melakukan pengangkatan material yang menghambat arus Lalulintas. Makanya sekitar Jam 11 malam kondisi Lalin Sibolga-Padang Sidempuan sudah bisa dilalui oleh kendaraan ,” tuturnya.
Adapun jumlah Desa, Kelurahan dan Dusun yang terdampak atas kejadian ini berupa, 2 Desa, 1 Kelurahan dan beberapa dusun terletak di Hutabalang.
Dari kejadian ini camat Badiri juga menghimbau kepada segenap warga kecamatan agar menjaga lingkungan Masing-masing dengan baik dan buanglah sampah pada tempatnya agar di kemudian hari kejadian ini tidak akan kembali terulang.
“marilah kita jaga lingkungan kita dengan baik, terutama buanglah sampah kepada tempatnya agar terhindar dari musibah seperti ini,” tutupnya
(Remember)






