Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Kriminal / Reviews

Rabu, 6 April 2016 - 12:38 WIB

Jadi Korban Tabrak Lari Diduga Bobotoh, Bocah 5 Tahun Diamputasi

Viewer: 662
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 32 Detik

Malang nian nasib Ridho Maulidin Sukarna. Bocah lima tahun yang diduga menjadi korban bobotoh yang tak bertanggung jawab, harus diamputasi. Adapun kaki kanannya kondisinya masih dalam pemulihan.

Ridho saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung. Dia terbaring lemah di ruangan High Intensive Care Unit (HICU).

Pihak RSHS membenarkan telah merawat korban atas nama Ridho. Melalaui Direktur Medik dan Keperawatan RSHS, Nucki Nursjamsi Hidajat mengatakan, pasien datang pada 30 Maret sekitar pukul 20.40 WIB atas rujukan RSUD Soreang.

Dirujuknya bocah malang itu ke RSHS karena RSUD Soreang angkat tangan dengan kondisi bocah yang harus kehilangan kaki kirinya tersebut.

Baca Juga  MARI KITA BERSAMA SAMA MENCEGAH PENYAKIT MULUT DAN KUKU

“Pasien saat itu dalam keadaan kesadarannya menurun karena ada pendarahan hebat,” ujarnya, Rabu (6/4).

Tim medis langsung mengambil alih korban dengan mengambil beberapa tindakan. Dia menjelaskan, sang anak mengalami luka terparah pada bagian kaki kiri. Aliran pembuluh darahnya tidak berfungsi. Darah pun tidak mampu mengalir pada kaki kiri pasien.

Akhirnya dokter harus melakukan tindakan lain karena khawatir adanya kerusakan yang merembet ke bagian lain. Operasi amputasi dilakukan 2 April lalu. Langkah amputasi juga harus diambil karena khawatir ada pembusukan.

“Maka tim dokter melakukan tindakan amputasi,” jelas Nucki.

Dia menyebut tindakan itu mendapat persetujuan penuh dari orangtua pasien. Nucki mengatakan, saat ini pasien sudah berada di ruang perawatan. Kondisi saat ini sang anak sudah cukup stabil.

Baca Juga  Pangdam XII/TPR Hadiri Rakor DAD Provinsi Kalbar*

Kabar soal Ridho yang jadi korban tabrak lari sebelumnya ramai beredar di media sosial, salah satunya melalui Facebook. Dijelaskan, bahwa Ridho tertabrak iring-iringan bobotoh saat semifinal Piala Bhayangkara antara Persib Bandung vs Bali United di Stadion si Jalak Harupat.

Tanpa rasa salah diduga bobotoh itu langsung pergi meninggalkan korban yang mengeram kesakitan.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengaku sudah menengok langsung korban. Dia berharap pelaku bisa datang meminta maaf.

“Kasian mereka. Jangan sampai kemenangan meniadakan nilai kemanusiaan. Pelaku harus datang minta maaf,” terangnya (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Yustinus J Wakili Bupati Sintang Terima 35 Mahasiswa IKIP PGRI Pontianak Gelar PLP dan KKM di Sintang
Sadis, Pelaku Karungi Tasir Sekeluarga Lalu Diceburkan ke Sungai-KompasNasional

Arsip

Sadis, Pelaku Karungi Tasir Sekeluarga Lalu Diceburkan ke Sungai

Berita

Bupati Kapuas Hulu Salurkan Dana Santunan BPJS Ketenagakerjaan ke Ahli Waris

Berita

Lomba Perahu Hias Perdana , Dalam Rangka Memeriahkan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 H Tahun 2022.

Berita

Jelang Peletakan Baru Pertama, Yayasan pesantren Abu yazid Boarding School Silahturahmi dengan SDN 027 Parit Baru

Berita

Kabupaten Mandailing Natal diguncang Gempabumi tektonik M 5,4

Arsip

Gogon Benarkan Kabar Nikah Siri Tukul Arwana dan Megghi

Berita

DPD AMPI Psp Tolak Keberadaan Toko Modern Setempat