Home / Berita

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:48 WIB

Viral Peserta PBI Nonaktif Disebut gegara Anggaran Pindah ke MBG, BPJS Bilang Gini

Viewer: 269
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 49 Detik

Jakarta, JejakNasional – Banyak peserta penerima bantuan iuran menjerit lantaran BPJS Kesehatannya tiba-tiba non-aktif, sehingga tidak bisa dipakai untuk berobat. Dari sini, muncul narasi bahwa ‘pemutusan’ tersebut lantaran anggaran BPJS Kesehatan untuk segmen PBI dialihkan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Demi MBG Makan Bergizi Gratis Banyak BPJS yang di nonaktifkan,” sebuah narasi yang ditulis di akun X @jogja_base, dikutip Kamis (5/2/2025).

Saat ditanya mengenai narasi tersebut, Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah mengatakan tidak ada hubungannya antara PBI yang dinonaktifkan dengan anggaran dialihkan ke MBG.

“Tidak ada hubungannya,” tegas Rizzky saat dihubungi detikcom, Kamis (5/2/2026).

Saat ditanya mengenai narasi tersebut, Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah mengatakan tidak ada hubungannya antara PBI yang dinonaktifkan dengan anggaran dialihkan ke MBG.

Baca Juga  Bane Raja Manalu: Semua Orang Bisa Merdeka Secara Keuangan

“Tidak ada hubungannya,” tegas Rizzky, Kamis (5/2/2026).

Alasan Peserta PBI Statusnya Dinonaktifkan
Rizzky menjelaskan penonaktifan tersebut dilandasi Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang berlaku per 1 Februari 2026.

“Dalam SK tersebut, telah dilakukan penyesuaian di mana sejumlah peserta PBI yang dinonaktifkan, digantikan dengan peserta baru. Jadi, secara jumlah total, peserta PBI sama dengan jumlah peserta PBI pada bulan sebelumnya,” kata Rizzky dalam keterangannya.

“Pembaruan data PBI dilakukan secara berkala oleh Kementerian Sosial supaya data peserta PBI tepat sasaran. Peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) yang dinonaktifkan tersebut bisa mengaktifkan kembali status kepesertaan JKN-nya jika yang bersangkutan memenuhi beberapa kriteria,” lanjutnya.

Tentunya, BPJS Kesehatan memberikan solusi kepada masyarakat untuk mengaktifkan kembali status PBI mereka. Namun, ada syarat-syarat yang harus diikuti.

  1. Peserta termasuk dalam daftar peserta PBI yang dinonaktifkan pada bulan Januari 2026.
  2. Peserta termasuk kategori masyarakat miskin dan rentan miskin sesuai verifikasi lapangan.
  3. Peserta termasuk peserta yang mengidap penyakit kronis, atau dalam kondisi darurat medis yang mengancam keselamatan jiwanya.
Baca Juga  Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bagikan Sarana Kontak Olahraga dan Karya Bhakti Bersama Warga Perbatasan

“Peserta PBI yang dinonaktifkan tersebut bisa melapor ke Dinas Sosial setempat dengan membawa Surat Keterangan Membutuhkan Layanan Kesehatan,” kata Rizzky.

Nantinya, Dinas Kesehatan (Dinkes) akan mengusulkan peserta tersebut ke Kementerian Sosial (Kemensos). Jika lolos verifikasi, maka kepesertaan PBI akan diaktifkan kembali oleh BPJS Kesehatan.

Untuk mengetahui status kepesertaan JKN, dapat menghubungi Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) di nomor 08118165165, BPJS Kesehatan Care Center 165, Aplikasi Mobile JKN, atau melalui Kantor BPJS Kesehatan terdekat.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pemerintah Pusat Akan Bangun Jalan Tol Di Kaimantan Barat

Berita

Melaksanakan Tugas Pawas Kanit Sabhara IPTU Joni Sembiring Kontrol Seputaran Mako Memastikan Keamanannya

Arsip

Penyebab Kematian Leluhur Manusia Terpenting “Lucy” Terungkap!

Berita

Curah hujan tinggi Bhabinkamtibmas Polsek Putussibau Utara monitoring Batingsor

Berita

Rapat Paripurna pembahasan R APBD Kabupaten Samosir TA 2021 Digelar di Parapat Kab Simalungun

Berita

Irmansyah Resmi Dilantik PAW Anggota DPRD Tapsel Periode 2019 – 2024 Menggantikan Dolly Pasaribu

Berita

Kapolri Minta Forkopimda Kalbar Terus Lakukan Akselerasi Vaksinasi, Untuk Mencegah Virus Omicron

Berita

Antisipasi Konflik Yang Terjadi Antara Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Dengan Masyarakat*