Home / Berita

Rabu, 29 Oktober 2025 - 11:57 WIB

Pasca Insiden Napi Tewas, Kalapas Pangururan: “Lapas Sudah Tidak Layak Lagi Digunakan”

Viewer: 607
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

SAMOSIR Jejak Nasional  – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Pangururan, Jeremia Sinuraya, menyatakan bahwa Lapas yang dipimpinnya kini berada dalam kondisi yang sangat mendesak dan mendasar, sehingga sudah tidak layak lagi digunakan sebagai fasilitas pemasyarakatan. Pernyataan ini disampaikannya pada hari Selasa (28/10/2025) di Lapas Pangururan.

Keluhan Jeremia Sinuraya muncul setelah Lapas Pangururan menjadi sorotan nasional menyusul insiden tewasnya narapidana Armi Siregar akibat pengeroyokan sesama warga binaan beberapa waktu lalu. Menurutnya, ada dua masalah krusial yang harus segera ditangani:

1. Masalah Overcapacity dan Lahan Sempit

Faktor utama ketidaklayakan Lapas adalah karena lokasinya yang terlalu sempit dan telah memicu kondisi kelebihan kapasitas (overcapacity) yang ekstrem.

Baca Juga  Kapolres Nias Selatan Sampaikan Maklumat Kapolri kepada kedua Calon Bupati/Wakil Bupati Nias Selatan

“Lapas Pangururan ini sudah tidak layak lagi digunakan. Selain lokasinya yang terlalu sempit, sehingga terjadi overcapacity (kelebihan kapasitas),” ujar Jeremia Sinuraya.

Kondisi overcapacity ini disinyalir menjadi salah satu faktor tidak langsung yang meningkatkan gesekan dan potensi konflik di antara warga binaan, seperti yang terjadi pada kasus Armi Siregar.

2. Berdekatan dengan Pemukiman Warga

Masalah kedua yang dikemukakan Kalapas adalah lokasi Lapas yang terlalu rapat dengan pemukiman warga. Kedekatan ini menimbulkan kerentanan keamanan dan kesulitan pengawasan yang optimal.

Menyikapi kedua masalah struktural ini, Kalapas Jeremia Sinuraya berharap instansi terkait dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi Lapas Pangururan.

Baca Juga  Fakta menarik bapak dan anak kepala daerah ini menjadi tersangka di KPK

Tuntutan Kalapas:

  • Perhatian Serius: Kalapas mengharapkan adanya perhatian yang serius dari Kementerian Hukum dan HAM serta Pemerintah Daerah setempat.
  • Relokasi: Solusi jangka panjang yang diisyaratkan adalah relokasi Lapas ke lokasi baru yang lebih luas, aman, dan jauh dari pemukiman padat penduduk.

Pernyataan Jeremia Sinuraya ini menjadi alarm kuat bagi pihak berwenang untuk segera mengevaluasi dan merumuskan kebijakan relokasi Lapas di Samosir demi menjamin keamanan dan hak-hak dasar warga binaan serta ketertiban lingkungan sekitar. (JJN/01)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pengakuan Abdul Gani Kasuba Sering Minta Uang ke Kadis dan Pangkat Istimewa

Berita

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tinjau Titik Kegiatan Yang Akan Di Kunjungi Presiden RI Pada 8 Desember 2021.

Berita

Menkominfo Tiba di Kejagung, Diperiksa soal Kerugian Negara Rp 8 T Kasus BTS

Berita

Perkara Percobaan Pencurian Yang di Selesaikan Secara Restorative Justice

Berita

Pj Danramil Tanah Pinoh Berikan Himbauan Tentang Bahayanya Covid-19

Berita

Kalbar Siap Jadi Tuan Rumah Ministerial Meeting KESR BIMP-EAGA Ke-25 Tahun 2022

Berita

Buka KTT ASEAN 2023, Jokowi: Dengan Persatuan, Kita Mampu Jadi Pemain Sentral

Berita

Usai Kerja Kelompok, Tiga Siswi SMP Tewas Tenggelam di Danau Toba