Home / Berita

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:45 WIB

Istana Tunggu Keputusan Resmi KPK untuk Tentukan Nasib Noel di Kabinet

Mensesneg Prasetyo Hadi

Mensesneg Prasetyo Hadi

Viewer: 471
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

Jakarta, JejakNasional – Wamenaker Immanuel Ebenezer atau Noel terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait dugaan pemerasan pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Istana Kepresidenan menunggu keputusan resmi dari KPK untuk menentukan nasib Noel di Kabinet Indonesia Maju.

“Ya belum, kan kita masih menunggu penjelasan resmi dari pihak KPK. Kita tunggu putusan KPK siang ini,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi kepada wartawan, Jumat (22/8/2025).

Pras mengatakan pihaknya masih menerapkan asas praduga tak bersalah. Setelah keputusan resmi keluar, Pras mengatakan Istana akan menindaklanjuti sesuai mekanisme.

“Belumlah, kan kita mesti asas praduga tak bersalah. Kalau nanti KPK rilis hasil OTT-nya ini apa terhadap yang bersangkutan, baru kita menindaklanjuti,” ucapnya.

Baca Juga  Anggota Fraksi NasDem Diduga Terlibat Kasus Sabu 150 Kg

Presiden Prabowo Subianto, kata Pras, juga belum menyiapkan pengganti Noel untuk mengisi posisi Wamenaker. Namun, Pras memastikan kerja Kemnaker tetap berjalan.

“Belum (menentukan penggantinya), kan masih ada menterinya,” ujarnya.

Pras sebelumnya mengatakan Presiden Prabowo telah mendapat informasi terkait OTT Noel. Prabowo, katanya, menyerahkan proses hukum Noel kepada KPK.

“Bapak Presiden sudah mendapatkan laporan. Beliau menghormati proses di KPK dan dipersilakan untuk proses hukum itu dijalankan,” ujarnya.

Prasetyo mengatakan pihaknya akan menunggu proses hukum terhadap Noel. Dia mengatakan kemungkinan reshuffle masih menunggu perkembangan proses hukum.

“Kita tunggu dulu 1×24 jam nanti hasil dari teman-teman di KPK seperti apa. Sekali lagi, kalau memang terbukti, ya akan segera mungkin lakukan proses terhadap yang bersangkutan. Apakah itu akan terjadi pergantian yang itu diistilahkan reshuffle, itu tunggu dulu,” tuturnya.

Baca Juga  Patroli Malam Babinsa Sokan Himbau dan Sosialisasikan Prokes Dengan 5M

Noel ditangkap dalam OTT yang digelar KPK pada Rabu (20/8). Total ada 14 orang yang ditangkap KPK dalam tangkap tangan tersebut.

“Tim telah mengamankan 14 orang,” ujar Budi.

Selain 14 orang, KPK menyita 22 kendaraan. Puluhan kendaraan yang disita itu terdiri atas 15 mobil dan tujuh kendaraan.

KPK mengatakan pemerasan yang dilakukan Noel telah berlangsung lama. Nilai pemerasannya terhitung besar.

“Sudah berlangsung lama dan cukup besar,” Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dihubungi.

KPK belum menetapkan status hukum Noel. KPK dijadwalkan menggelar konferensi pers kasus OTT Wamenaker pada Jumat (22/8/2025) siang.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

PROGRAM PTSL DIJADIKAN AJANG PUNGLI OLEH OKNUM PERANGKAT DESA KEPULUK

Berita

Pidato Bupati Terhadap RPD Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kapuas Hulu TA 2021

Berita

Logo 250 Tahun Kota Pontianak, Representasi Keberagaman dan Harmonisasi

Berita

Pembangunan Prasarana di Desa S3 Aek Nabara Sudah Mengikuti Aturan.

Berita

Agar Tercapai Pemulihan Ekonomi Nasional, Satgas PEN Mabes Polri Melakukan Supervisi Ke Polda Kalbar
Foto BI -Sumut

Berita

Waspada Ancaman Resesi, BI Proyeksi Ekonomi di Sumut Tumbuh Tahun 2023

Berita

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Banyuasin melaksanakan pembagian ijazah bagi warga binaan

Arsip

Satu Kali Sebulan Masuk Sekolah Warga Minta Kasus Kasek Diusut