Home / Berita

Jumat, 3 Mei 2024 - 22:26 WIB

Stunting di Kabupaten Samosir Turun 3,9 Persen 

Viewer: 368
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 44 Detik

JEJAK NASIONAL, SAMOSIR – Berdasarkan data dari Survey Kesehatan Indonesia (SKI), Pemerintah Kabupaten Samosir melaporkan penurunan prevalensi stunting sebesar 3,9 persen pada tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan berbagai upaya intervensi lintas sektor, angka stunting berhasil menurun dari 26,3 persen pada tahun 2022 menjadi 22,4 persen pada tahun 2023. Hal ini diungkapkan oleh Hotraja Sitanggang saat membuka Rapat Koordinasi TPPS di Aula Kantor Bupati Samosir pada 3 Mei.

Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Forkopimda, OPD, TPPS Kabupaten Samosir, kepala Puskesmas, dan Poltekes Kemenkes Medan. Hotraja Sitanggang menyatakan bahwa penurunan yang signifikan ini menunjukkan bahwa program percepatan penurunan stunting telah berjalan baik di 23 desa yang menjadi fokus pada tahun 2023. Namun, dia menekankan perlunya keseriusan, koordinasi, dan kerjasama dari seluruh stakeholder untuk mencapai target secara nasional.

Baca Juga  Kronologi Perusakan Polsek Ciracas oleh Massa Tak Dikenal

Hotraja juga menyoroti pentingnya program kegiatan dan penajaman program yang terintegrasi oleh seluruh TPPS dan stakeholder. Dia mengharapkan agar rencana aksi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran dan mendukung perkembangan anak-anak secara optimal. Di tengah tantangan yang ada, Hotraja mengajak semua pihak untuk bekerja ekstra demi masa depan generasi yang cerdas dan sehat.

Pabung 0210 TU G. Sebayang dari TNI serta Kasat Binmas Polres Samosir Hasudungan Rajagukguk dari kepolisian menyatakan dukungan penuh terhadap upaya penurunan stunting. Mereka menekankan pentingnya kerja sama antarinstansi serta pertanggungjawaban kinerja tim dalam melaporkan kendala di lapangan.

Dukungan juga datang dari Kajari Samosir yang diwakili oleh Putri Audi Tarigan, yang menegaskan bahwa program penurunan stunting merupakan bagian dari upaya nasional yang perlu didukung oleh semua pihak.

Baca Juga  Vaksinasi Sinovac Covid-19 Pertama Kali Di Kota Psp Berlangsung Lancar

Selain itu, Ketua TP PKK Kabupaten Samosir, Ny. Harta R. Martua Sitanggang, menekankan peran penting orangtua dalam penurunan stunting. Dia mengajak orangtua untuk lebih peduli terhadap kesehatan anak, memanfaatkan bantuan pemerintah, menghindari pemberian makanan tidak sehat kepada anak, serta aktif dalam posyandu untuk memantau kesehatan dan perkembangan anak secara rutin.

Kepala Dinas P3AP2KB, Friska Situmorang, menyatakan komitmen untuk terus bekerja sama dengan seluruh stakeholder dalam upaya penurunan stunting. Dia menekankan pentingnya penerapan aksi konvergensi pencegahan stunting dengan benar dan tepat sasaran untuk memudahkan penurunan stunting di masa yang akan datang.

Reporter: Candro Situmorang/JJN

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pengamanan Lebaran Berjalan Lancar, Dandim 1203/Ktp Sampaikan Apresiasi Dan Ucapan selamat Idul Firti 1442 H, kepada Prajurit dan Keluarga Besar Kodim 1203/Ktp.

Arsip

Mesjid Al Hikmah Desa Mbaruai Potong Enam Ekor Kambing Qurban

Berita

Peduli Kebersihan Sekolah, Satgas Yonif Mekanis 643/Wns Karya Bakti Bersihkan SDN 01 Jagoi Babang

Berita

Kasat Pol PP Provinsi Kalbar Sampaikan Tekad Wibawa Untuk Mendorong Peningkatan PAD

Arsip

Negara Luar Angkasa Asgardia Bisa Tampung hingga 1,5 Juta Jiwa

Berita

Ayah Minta Ancaman Penembakan David Didalami, Bandingkan Canda Bom di Bandara

Berita

KPID Kalbar Laporkan Kesiapan Digitalisasi Siaran

Berita

Direktur Umum Bank Kalbar Bersama Gubernur dan Ketua DPD RI Tinjau Pameran UMKM