Ketapang Kalbar,Kompas Nasional com.-Penemuan orang gantung diri di pohon karet pinggir sungai Miang Dusun Karya Bakti Desa Sungai Melayu Baru Kecamatan. Sungai Melayu Rayak Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat
kejadian
Pada hari kamis 17.OO Wib,( 2/9/2021).
Polsubsektor Sungai Melayu Rayak mendapat informasi tentang adanya dugaan seseorang gantung diri di pinggir sungai Miang selanjutnya setelah di adakan pengecekan benar adanya bahwa ada yg gantung diri mengunakan ikat pinggang yang disimpul dan di ikatkan ke ranting pohon karet sehingga korban tergantung dengan leher terikat ke sebatang pohon.
Selanjutnya oleh warga setempat di turunkan dan berdasarkan keterangan dari rekan kerja yang bersangkutan ( Hermawan, ketapang 13 maret 1994 . no hp . 081345532612 ) yang gantung diri adalah bernama Yahya Ubaidi.
Adapun Identitas Korban antar lain :
Nama Yahya Ubaidi
Tempat tinggal : Labuhan Malinggai , 22/03/1980.
Agama : islam
pekerjaan : swasta ( mekanik )
Alamat : Desa Tangkahan Durian kecamtan Brandan Barat kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Menurut hasil Keterangan saksi antara lain :
( Wahyu Satria Kelana Manalu , Riau 27 juni 1995 , protestan , Desa Rura Tanjung kecamatan Pakkat Kabupaten. Humbang Hasundutan Sumut )
- sekitar jam 17. 00 wib saksi bersama rekannya yaitu sdr. ( Bobi Marsya Kvandana, jakarta 11 maret 1997, islam, alamat dusun cinta damai desa kalimantan kec. Mania Mata kab ketapang ) sedang bersiap mandi di pinggir sungai miang ( tempat rombongan kerjanya biasa mandi ) kemudian ketika buang air besar saksi wahyu kesatria manlu samar melihat ada yang gantung diri selanjutnya memberitahukan kepada temannya yaitu sdr. Bobi Marsya kvandana sambil berlari ketakutan.
Pada saat di beri tahu bahwa ada yang gantung diri selanjutnya sdr. Bobi Marsya Kvandana melihat ke tempt yang di maksud yaitu di batang pohon karet dan melihat ke atasnya ada seseorang tergantung di pohon karet kemudian berlari menyusul kawannya karena ketakutan selanjutnya memberitahukan kejadian tsb kepada Sdr. Hardi selaku Pimpinannya.
Saksi Saudara Hardi menerangkan bahwa dirinya di beritahu oleh saksi saudara Bobi Marsya kvandana bahwa saudara Wahyu Ksatria Manalu bahwa ada yang gantung diri di sungai belakang dan oleh saudara Bobi Marsya Kvandana bahwa saudara Yahya Ubaidi gantung diri di sungai belakang tempat biasa mandi.
Selanjutnya setelah di turunkan dan di bawa ke rumah selanjutnya menghubungi pihak keluarga yang bersangkutan dan di dapati bahwa pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada saudara Hardi permasalahan tersebut.
Saudara Hardi menjelaskan bahwa sebelumnya yang bersangkutan mengeluh sakit dan tidak bisa tidur selama kurang lebih satu minggu dan ingin balik ke Sumatra namun belum bisa vaksin dan sebelumnya pernah berobat ke dokter di puskesmas sungai Melayu karena tidak bisa tidur.
Saudara Hardi selaku Pimpinan Proyek mewakili keluarga korban untuk menandatangani surat pernyataan penolakan di lakukan otopsi thd saudara Yahya Ubaidi selaku korban.
Berdasarkan keterangan dari Dr. Sutarman selaku tenaga medis di Puskesmas Sungai Melayu yang melakukan pemeiksaan visum luar terhadap korban Sdr. Yahya Ubaidi di dapati keterangan sementara bahwa yang bersangkutan di duga malakukan bunuh diri di liat dari tali yang mengikat di leher, lidah menjulur keluar serta keluar cairan dari kemaluan korban di duga sperma sehingga kuat dugaan korban mati karena henti nafas, mungkinkan karena gantung diri.
Dr. Sutarman juga menerangkan bahwa Saudara Yahya Ubaidi pernah berobat dengannya karena penyakit lambung dan tidak bisa tidur namun karena sudah di berikan obat dan gajalanya tidak berkurang maka di sarankan untuk berobat ke dokter spesialis penyakit dalam Pungkas nya .
ABD.Rahman






