Home / Berita

Selasa, 20 Februari 2024 - 23:05 WIB

Koperindag Samosir Terjerat Masalah Proyek DAK 20 Miliar TA 2023 Gagal; Kepemimpinan  Kepala Dinas dipertanyakan

Viewer: 523
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 5 Detik

JEJAK NASIONAL, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten Samosir, melalui Dinas Naker Koperindustrian dan Perdagangan (Naker Koperindag), mendapat sorotan tajam setelah proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai 20 miliar untuk Tahun Anggaran 2023 pembangunan sarana produksi sentra IKM galangan kapal dan Pengadaan mesin serta peralatan IKM galangan kapal mengalami kegagalan. Kecukupan kepemimpinan Kepala Dinas menjadi perhatian utama, dan masyarakat mulai bertanya-tanya apakah pemerintah pusat akan memberikan sanksi (penalty).

Proyek yang bermasalah mencuatkan kekhawatiran terkait pelaksanaan dan pengawasan, terutama dalam penggunaan dana konsultan perencanaan dan pengawasan. Masyarakat dan pihak terkait meminta kejelasan pencairan dana, memunculkan pertanyaan apakah dana untuk konsultan dicairkan atau terdapat ketidaktransparanan dalam alokasi anggaran.

Baca Juga  Bantuan Pemerintah Rp2.6 Triliun Mengalir ke Ponpes

Kepala dinas, dihadapkan pada tekanan, harus memberikan klarifikasi dan solusi terhadap masalah ini. Pertanyaan kritis muncul, apakah akan ada langkah-langkah konkret yang diambil untuk mengatasi hambatan proyek dan menghindari potensi sanksi penalty? Dinamika perkembangan situasi ini di Kabupaten Samosir menyoroti urgensi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Baca Juga  Narasumber pada Raker VII Harian Waspada, Ketua PKK Taput Ajak Insan Pers Menulis Dengan Hati.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Naker Koperindag Kabupaten Samosir, Jonner Manurung, ketika dikonfirmasi diruang kerjanya (29/1) menjelaskan bahwa proyek DAK TA 2023 mengalami kegagalan disebabkan oleh masalah lokasi lahan. Menurutnya, awalnya lahan tersebut telah diserahkan kepada Pemkab Samosir, namun kemudian tidak lagi diserahkan karena lokasi di Daerah Lagundi Kecamatan Onanrunggu tidak landai. Jonner Manurung menyampaikan  bahwa kondisi tersebut menjadi penyebab kegagalan pelaksanaan proyek. (Candro Situmorang)

https://lh3.google.com/a-/ALV-UjUHXnXEHFCKVXoPxAvOPXj0vbXG0zQ2o1MjcuzZrqGnhw=s40-p
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Sambut HUT ke-76 TNI, Pangdam XII/Tpr Pimpin Ziarah ke TMP Dharma Patria Jaya

Berita

Ketua MPC PP Tapsel : Selamat Jalan Ayahanda H Anif Shah, “Hidup Ikhlas Tanpa Tipu Muslihat

Berita

H Syahrul M Pasaribu,SH Bupati Tapsel Priode 2010 – 2020, “Keberhasilan Suatu Program Pembangunan Diukur Melalui IPM”

Berita

Libur Idul Fitri, Geosite Pantai Batu Hoda di Pulau Samosir ramai pengunjung

Berita

Gelar “Operasi Zebra Kapuas 2021″Untuk Pendisiplinan Prokes dan Kamseltibcarlantas

Berita

Harga Bahan Pokok Dikota Pontianak Stabil Jelang Idulfitri

Berita

Antisipasi Penyebaran Covid – 19, Forkopimcam Jawai Laksanakan Patroli Tempat Kerumunan.

Berita

Polresta Pontianak Kota Amankan Knalpot Brong Melanggar UU.No.22 Tahun 2009 Tentang LLAJ.