Home / Berita

Senin, 2 Oktober 2023 - 12:41 WIB

Jokowi Resmikan Kereta Cepat Whoosh, Tercepat se-Asia Tenggara

Viewer: 561
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 50 Detik

Jakarta, jejaknasional.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) WHOOSH pada hari ini, Senin (2/10/2023) di Stasiun Halim, Jakarta Timur.

Berdasarkan pantauan di Stasiun Halim sejak pukul 07.00 WIB sudah terdapat empat KCJB berwarna silver merah yang telah bersiaga. Keempat KCJB itu terparkir di peron 1, 2, 5 dan 6. Namun, peresmian baru dilakukan pukul 09.00 WIB.

“Dengan mengucapkan bismilahirrahmanirrahim Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh dioperasikan,” kata Jokowi. Setelah itu Jokowi pun menandatangani prasasti sebagai simbol diresmikannya KCJB.

Jokowi mengatakan WHOOSH adalah salah satu bentuk kemajuan modernisme transportasi di Indonesia. Dia bahkan mengklaim WHOOSH kereta tercepat se-Asia Tenggara.

“Kereta Jakarta Bandung ini merupakan kereta pertama tercepat di Indonesia dan Asia Tenggara dengan kecepatan 360 km per jam,” ujarnya.

Baca Juga  Sandi Panen dan Tebar 2.500 Benih Ikan Bersama Nelayan di Kepulauan Seribu

Nama WHOOSH diambil dari suara kereta yang berjalan secara cepat. Selain itu WHOOSH juga merupakan singkatan dari Waktu Hemat Operasi Optimal Sistem Hebat.

Dalam peresmian ini, hadir Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan), Menteri Perhubungan, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi.

Kemudian, Ketua Wantimpres Wiranto, Anggota Wantimpres Agung Laksono, Anggota Wantimpres Putri Kus Wisnu Wardani, Anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto dan Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, Jazilul Fawaid, Arsul Sani.

Setelah meresmikan KCJB, Jokowi dan jajaran kementerian pun memasuki salah satu WHOOSH. Jokowi langsung mencoba kereta cepat itu sampai ke Padalarang, Bandung.

Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang berlangsung sejak 2016 ini, awalnya ditargetkan bisa selesai dan dioperasikan pada 2019. Namun, rencana ini mundur dan diperkirakan baru rampung pada tahun ini.

Baca Juga  Terkait PPDB 2021 Online, Cabdisdik Siantar Gelar Konferensi Pers

Mundurnya operasi kereta cepat ini disebabkan pemerintah pada 2020 menghentikan seluruh pembangunan proyek dan fokus pada penanganan covid-19.

Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung baru kembali dilaksanakan pada pertengahan 2021 setelah kasus pandemi mulai mereda di tanah air.

Kontroversi juga muncul terkait pembengkakan biaya proyek yang cukup besar. Sebelumnya, berdasarkan perhitungan dan review BPKP pada 9 Maret 2022, pembengkakan biaya pembangunan proyek hanya sebesar US$1,17 miliar atau Rp17,64 triliun.

Namun, dalam kajian BPKP terbaru yang dikeluarkan 15 September 2022, pembengkakan biaya itu naik US$273,03 juta menjadi US$1,449 miliar atau Rp21,74 triliun (asumsi kurs Rp15 ribu per dolar AS).

(YA/Dtk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kunjungi Korban bencana Negeri Sigotom, Ketua TP. PKK Tapanuli Utara Ajak Masyarakat Tebar Kasih.

Berita

Babinsa Koramil 18 Pargarutan Kodim 0212 TS Bersama Warga Desa Binaan Buka Jalan Rabat Beton Di Desa Panompuan Jae

Berita

Bupati Ajak Para Pengusaha, BUMN dan Perbankan Bersama-sama Membangun Simalungun

Berita

Peringati Hari HAM Sedunia, GMNI Pematangsiantar Gelar Aksi Damai

Berita

Wakil Bupati Sambas- Fahrur Rofi : Sampaikan Raperda APBD 2022 dan RPJMD 2026

Berita

Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Puji Perjuangan Bupati dan Ketua DPRD Simalungun Dalam Memperjuangkan Jalan Provinsi Yang Rusak

Berita

Plt. Bupati Humbahas Buka FGD Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Tanah Kawasan Food Estate

Arsip

Narkotika Berbahaya Itu Tembakau Super Cap Gorila