Home / Berita

Senin, 2 Oktober 2023 - 12:41 WIB

Jokowi Resmikan Kereta Cepat Whoosh, Tercepat se-Asia Tenggara

Viewer: 593
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 50 Detik

Jakarta, jejaknasional.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) WHOOSH pada hari ini, Senin (2/10/2023) di Stasiun Halim, Jakarta Timur.

Berdasarkan pantauan di Stasiun Halim sejak pukul 07.00 WIB sudah terdapat empat KCJB berwarna silver merah yang telah bersiaga. Keempat KCJB itu terparkir di peron 1, 2, 5 dan 6. Namun, peresmian baru dilakukan pukul 09.00 WIB.

“Dengan mengucapkan bismilahirrahmanirrahim Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh dioperasikan,” kata Jokowi. Setelah itu Jokowi pun menandatangani prasasti sebagai simbol diresmikannya KCJB.

Jokowi mengatakan WHOOSH adalah salah satu bentuk kemajuan modernisme transportasi di Indonesia. Dia bahkan mengklaim WHOOSH kereta tercepat se-Asia Tenggara.

“Kereta Jakarta Bandung ini merupakan kereta pertama tercepat di Indonesia dan Asia Tenggara dengan kecepatan 360 km per jam,” ujarnya.

Baca Juga  Satgas Pamtas Yonif 645/GTY Gelar Baksos Pengobatan Massal kepada Warga Perbatasan

Nama WHOOSH diambil dari suara kereta yang berjalan secara cepat. Selain itu WHOOSH juga merupakan singkatan dari Waktu Hemat Operasi Optimal Sistem Hebat.

Dalam peresmian ini, hadir Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan), Menteri Perhubungan, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi.

Kemudian, Ketua Wantimpres Wiranto, Anggota Wantimpres Agung Laksono, Anggota Wantimpres Putri Kus Wisnu Wardani, Anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto dan Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, Jazilul Fawaid, Arsul Sani.

Setelah meresmikan KCJB, Jokowi dan jajaran kementerian pun memasuki salah satu WHOOSH. Jokowi langsung mencoba kereta cepat itu sampai ke Padalarang, Bandung.

Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang berlangsung sejak 2016 ini, awalnya ditargetkan bisa selesai dan dioperasikan pada 2019. Namun, rencana ini mundur dan diperkirakan baru rampung pada tahun ini.

Baca Juga  Miliki Dua Paket Shabu, Pemuda Kampung Bandar Jambu Diringkus Satres Narkoba Polres Simalungun

Mundurnya operasi kereta cepat ini disebabkan pemerintah pada 2020 menghentikan seluruh pembangunan proyek dan fokus pada penanganan covid-19.

Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung baru kembali dilaksanakan pada pertengahan 2021 setelah kasus pandemi mulai mereda di tanah air.

Kontroversi juga muncul terkait pembengkakan biaya proyek yang cukup besar. Sebelumnya, berdasarkan perhitungan dan review BPKP pada 9 Maret 2022, pembengkakan biaya pembangunan proyek hanya sebesar US$1,17 miliar atau Rp17,64 triliun.

Namun, dalam kajian BPKP terbaru yang dikeluarkan 15 September 2022, pembengkakan biaya itu naik US$273,03 juta menjadi US$1,449 miliar atau Rp21,74 triliun (asumsi kurs Rp15 ribu per dolar AS).

(YA/Dtk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Awan Berbentuk Gelombang Tsunami Selimuti Langit Makassar, Ini Penjelasan BMKG

Berita

Diprotes, DPMD Tunda Copot Kades Lata-Lata

Asahan

KPUD Asahan Lantik 612 Anggota PPS Se – Kabupaten Asahan

Berita

Polresta Pontianak Kota Gelar Kegiatan Jasmani Tahap 2 Tahun 2021

Berita

Wali Kota Padang Sidempuan Siap Mensukseskan Bonas Cup 2022

Berita

Sambangi Dusun Panga , Aksi Penyemprotan Dilakukan Satgas Pamtas Yonif 642*

Berita

Kejagung Ungkap Peran Pegawai Wilmar Tersangka Vonis Kasus Migor

Berita

Kesaksian Mengerikan Pengemudi Ojol Sesaat Sebelum Lion Air Jatuh