Home / Berita / Daerah / Kriminal / Medan

Rabu, 9 November 2022 - 14:17 WIB

Sejumlah Oknum Polisi Penyerang RS Bandung Diperiksa Propam Polrestabes Medan

Viewer: 238
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 5 Detik

MEDAN, Jejaknasional.com – Sejumlah oknum polisi dari Satuan Samapta Polda Sumut yang diduga menyerang RS Bandung, Medan diperiksa Propam Polrestabes Medan. Selain menyerang, mereka juga menganiaya satpam dan perawat. Oknum polisi yang diperiksa tersebut masih berstatus saksi. Dari hasil pemeriksaan sementara, diduga lebih dari dua oknum polisi yang terlibat pengeroyokan dan penganiayaan.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi. Dia menambahkan, pihaknya juga sudah meminta maaf kepada manajemen RS Bandung atas peristiwa yang melibatkan personel polisi tersebut.

Sementara itu, kuasa hukum RS Bandung, Bobby Lim menyatakan, meski Polrestabes Medan sudah melakukan mediasi dan meminta maaf namun kasus itu tetap diserahkan ke polisi. Dia menyebut, kasus tersebut diserahkan agar pelaku diberi sanksi dan sehingga ada efek jera.

Sementara, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda mengatakan bahwa peristiwa penganiayaan yang terjadi RS Bandung terekam kamera CCTV. Dia memastikan, seluruh oknum polisi yang terlibat penyerangan di RS Bandung itu akan diproses hukum.

Baca Juga  Erick Thohir Respons Langkah Ahok Mundur dari Komut Pertamina

Diduga, otak penyerangan tersebut diduga Bripda Tito Tampubolon anggota Dit Samapta Polda Sumut. Pelaku penyerangan saat ini telah diamankan di Polrestabes Medan. Wajah kedelapan pelaku itu pun diketahui beredar di media sosial (medsos). Beberapa sekuriti dan perawat menjadi korban penyerangan sekelompok oknum polisi berpangkat Bripda tersebut. Akibat penyerangan yang terjadi di halaman rumah sakit milik seorang anggota DPRD Sumut itu, seorang perawat mengalami luka parah dan kini dirawat instensif di RS tersebut. Penyerangan dan penganiayaan tersebut terjadi pada Minggu (6/11/2022) pagi.

Peristiwa berawal saat empat orang yang sama-sama berteman dan saling mengenal antara Bripda T, Debye seorang mahasiswi, Ayu seorang perawat RS Bandung dan Iten seorang mahasiswi. Meraka nongkrong di salah satu kafe dan meminum alkohol. Setelah itu pukul 04.00 WIB mereka menuju hotel memesan dua kamar. Karena Iten dan Ayu mabuk, agar tidak ribut keluar kamar mereka dikunci dari luar oleh Bripda T.

Baca Juga  Body Shamming ke Ibu Negara Iriana Jokowi, Polisi Masih Cari Pemilik Akun Twitter @KoprofilJati

Tetapi, Ayu marah dan menelpon kawan-kawannya sekurity RS Bandung dan perawat bernama Wanda Winata. Mereka kemudian datang berama kawan-kawannya. Setelah kunci kamar dibuka terjadi cekcok mulut antara Bripda T, sekuriti dan perawat.

Dari cekcok mulut itu, Bripda T dengan beberapa sekuriti dan salah seorang perawat Wanda Winata di salah satu hotel. Selanjutnya pukul 05.00 WIB, Bripda T bersama 6 temannya dan 1 warga sipil mendatangi RS Bandung dan Bripda T lansung menunjuk Wanda Winata.

Secara spontan empat orang teman Bripda T memukuli Wanda Winata hingga mengalami lebam di wajah. Terkait kejadian tersebut, Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan langsung bergerak cepat dan mengamankan para oknum polisi yang terlibat penganiayaan itu. (Hen/Snd)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kejati Sumut Lakukan Penggeledahan di Kantor PDAM Tirta Lihou Simalungun

Berita

Gubernur H.Sutarmidji Berharap Harga RT-PCR Bisa Lebih Murah Lagi

Berita

WAKIL BUPATI SAMOSIR MONITORING AKSES PINTU MASUK PELABUHAN AMBARITA DAN TOMOK

Berita

Mayat Pria Ditemukan di Samping Pangkalan LPG di Samosir

Berita

Akibat Pandemi Covid-19 Capaian Kinerja Kantor Imigrasi Kelas ll Pematangsiantar Menurun

Berita

Melalui Teleconference, Pangdam XII/TPR Ikuti Rapim TNI AD*

Berita

Berantas Peredaran Narkoba, BNNK Tapsel Gelar Workshop P4GN Bagi Instansi Pemerintah

Berita

Relawan DJM, Masyarakat Papua Harus Menolak Partai Yang Bersebrangan dengan Progam Jokowi