Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Kamis, 25 Februari 2016 - 09:17 WIB

Proyek PLTA Karo Makan Korban, 6 Tewas Kesetrum, 7 Luka Parah

Viewer: 653
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 2 Detik

KOMPASNASIONAL.COM

Karo – Innalillah! Sebanyak 6 pekerja tewas dan 7 lainnya luka-luka terkena aliran listrik di lokasi proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Wampu, Desa Rih Tengah, Kecamatan Kuta Buluh, Karo, Sumut, Rabu (24/2/2016).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan kerja ini berawal saat 13 orang pekerja sedang membangun instalasi di terowongan proyek PT Wampu Electric Power (WEP).

Saat pengerjaan instalasi dilakukan, air di terowongan dikeringkan hingga menyisakan sedikit air. Diduga ada kabel listrik tegangan tinggi yang rusak dan jatuh ke air. Tiba-tiba saja saat para pekerja itu masuk ke terowongan air itu, seluruhnya terkena setrum dan terpental.

Baca Juga  Yudi Latief: Pancasila memiliki energi positif perkuat persatuan

Seluruh pekerja kejang-kejang dan 6 di antaranya tewas di tempat dan 7 lainnya mengalami luka bakar hebat. Pekerja lainnya lalu menonaktifkan aliran listrik dan melakukan evakuasi rekan-rekannya yang menjadi korban.

Tak lama kemudian petugas Polres Karo tiba di lokasi dan membawa para korban ke Rumah Sakit (RS) Efarina Etaham, Kabanjahe. Kasus ini pun diselidiki untuk mengetahui penyebab kecelakaan kerja.

“Diduga ada aliran listrik yang kena ke air tempat mereka bekerja. Peristiwa ini masih kita selidiki. Kita belum bisa merinci kondisi para korban. Dua saksi yang merupakan pekerja di sana masih kita periksa,” kata Kapolres Karo AKBP Viktor Tambunan saat dokonfirmasi.(kn/msc)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Rupiah Dibuka Melemah Tipis Ke Posisi Rp 13.046 per USD
Traveling atau Bepergian ke Luar Kota Aman dengan Asuransi Kesehatan-KompasNasional

Arsip

Traveling atau Bepergian ke Luar Kota Aman dengan Asuransi Kesehatan

Arsip

Turki Cabut Larangan Jilbab di Kepolisian
Bocah 5 Tahun Tewas Terkena Baling-baling Speed Boat-kompasnasional

Arsip

Bocah 5 Tahun Tewas Terkena Baling-baling Speed Boat

Kriminal

Pangkat Terakhir Briptu, Berbaju Dinas Pangkat AKBP, Mendapatkan Uang Ratusan Juta

Arsip

Satu Kali Sebulan Masuk Sekolah Warga Minta Kasus Kasek Diusut

Arsip

Ini Jadwal Resmi Moto GP 2017

Arsip

Setelah Singapura, Giliran Imigrasi Malaysia Kurang Ajar Sama WNI