Home / Daerah

Selasa, 4 Oktober 2022 - 16:18 WIB

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolda Jawa Timur Minta Maaf

Viewer: 351
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

KOMPAS NASIONAL.COM-Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta meminta maaf atas terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Hal itu disampaikan Irjen Nico saat menjenguk korban luka di RSUD Syaiful Anwar bersama Forkopimda Jawa Timur, Selasa, (4/10/2022).

“Saya sebagai Kapolda prihatin sekaligus meminta maaf jika di dalam proses pengamanan yang berjalan terdapat kekurangan. Ke depannya akan kami evaluasi bersama pihak terkait.

Harapannya ke depan adalah pertandingan sepakbola yang aman nyaman dan menggerakkan ekonomi,” kata Nico.

Lebih lanjut, Nico menambahkan, Polda Jawa Timur bersama tim Mabes Polri akan melakukan upaya semaksimal mungkin untuk korban yang luka mendapatkan bantuan perawatan.

Baca Juga  Warga Sambut Pawai Carnaval Budaya Tebing Tinggi

“Bapak kapolri memberikan perhatian secara khusus kepada seluruh korban dengan memberikan bantuan perawatan kepada setiap korban dan diserahkan kepada keluarga masing-masing,” katanya.

Selain itu, Polda Jawa Timur juga akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait perbaikan sarana prasarana yang rusak.

Usai proses kemanusiaan selesai, jenderal bintang dua ini menegaskan akan melakukan proses penegakan hukum kepada siapa saja yang bersalah dalam peristiwa ini.

“Kami akan melakukan proses penegakkan hukum kepada siapa saja yang bersalah setelah proses kemanusiaan selesai. Kami berdoa semoga semua permasalahan ini bisa diselesaikan bersama-sama,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menyatakan kesedihan dan berharap korban luka dapat lekas sembuh.

Baca Juga  Tawarkan Pijat Plus Sesama Jenis di Facebook, Tiga Pria Digerebek di Hotel

“Kami sangat merasakan kesedihan mereka dan berharap anggota keluarganya bisa sembuh.

Namun kita ketahui bahwa manusia hanya bisa berusaha dan tuhan yang menentukan,” ujarnya.

Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuqi Mustamar mengatakan, segala fasilitas baik korban meninggal dan luka akan ditanggung. Saat ini, tercatat sudah ada 21 jenazah yang sudah teridentifikasi pihaknya.

“Dari 56 korban, Alhamdulillah 26 orang sudah bisa pulang, 7 orang masih ada di ICU.

Semoga kami punya kekuatan yang lebih bagus lagi untuk menangani para korban,” katanya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

JR Saragih Akhirnya Penuhi Panggilan Gakkumdu

Berita

Tatap Muka dengan IGRA Siantar Dokter Susanti: Para Guru Harus Sejahtera

Asahan

Kedatangan Vaksin Sinovac Ke Asahan Di Kawal Ketat TNI – Polri

Berita

Sinabung Meletus Lagi, Debu Menjulang 5000 Meter

Berita

Oknum TNI Ngamuk dan Merusak Toko Mainan di Medan

Daerah

Polri Awasi 17 Ribu Pasar Pastikan Ketersediaan dan Harga Minyak Goreng Tetap Terjaga

Berita

Ditampar dan Ditendangi Suami, Perawat di Batubara Lapor Polisi

Asahan

Perayaan Imlek Sederahana dan Aman, Plt Ketua INTI Asahan Beri Apresiasi Polres Asahan