Home / Berita

Rabu, 27 Juli 2022 - 21:08 WIB

Pemkot Pontianak Terapkan Kurikulum Merdeka, Belajar Berbasis Minat Bakat

Viewer: 400
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik

Wali Kota Edi Lantik 136 Kepala Sekolah di Lingkungan Pemkot Pontianak

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan melaksanakan Kurikulum Merdeka, sebuah kurikulum yang bertujuan untuk mengasah minat dan bakat anak sejak dini dengan berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter serta kompetensi peserta didik.

Hal itu disampaikan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono usai melantik dan mengambil sumpah sebanyak 109 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan 27 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkungan Pemkot Pontianak, di Halaman Kantor Wali Kota, Rabu (27/7/2022).

“Jadi nantinya, yang saya tahu di SMA tidak ada lagi penjurusan seperti IPA, IPS, Bahasa dan lainnya. Semuanya berorientasi pada minat dan bakat dari para murid, dan ini merupakan program Kemendikbud Ristek,” terangnya.

Baca Juga  Tradisi Penerimaan Warga Baru, Pangdam XII/Tpr Tegaskan Berikan Pengabdian Terbaik*

Pendidikan yang berkualitas dinilai Edi, tak hanya sekadar menjelaskan pengajaran maupun pengetahuan tertulis.

Dia menyebut pendidikan yang baik semestinya membangkitkan kreativitas serta kecerdasan peserta didik, khususnya dalam menyelesaikan masalah.

Dengan Kurikulum Merdeka, dirinya berharap para sepala sekolah dapat meningkatkan kualitas belajar peserta didik.

“Kurikulum Merdeka ini memberikan keleluasaan kepada daerah-daerah untuk mengembangkan kualitas pendidikan masing-masing, disesuaikan dengan potensi daerah tersebut,” jelasnya.

Para guru di era modern ini juga dituntut untuk bisa menyesuaikan perubahan budaya belajar.

Terlebih ketika mengajar murid yang kini dikenal dengan sebutan Generasi Z dan Generasi Alpha.

Baca Juga  Peran Pemuda Jadi Langkah Taktis Dalam Pemberantasan Narkoba

Edi mengajak tenaga pendidik mahir memanfaatkan teknologi di setiap proses belajar-mengajar.

“Apalagi sekarang sudah era metaverse. Beda dengan zaman kita dahulu.

Situasi kemajuan era digital harus dimanfaatkan,” imbuhnya.

Ia meminta kepada kepala sekolah yang baru dilantik untuk menciptakan suasana teduh di lingkungan sekolah.

Tak kalah pentingnya adalah bagaimana seluruh pengajar mampu mengajak siswa selalu tertarik untuk belajar di sekolah.

“Buat sekolah seperti taman, agar segar dan teduh, serta jadi tempat bermain yang nyaman.

Sehingga anak-anak jadi rindu dengan sekolah,” pungkasnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Misteri Mutilasi di OKU Timur, Benarkah Jasad Anggota DPRD?

Berita

Sekda Kapuas Hulu, Mengajak Semua Sekolah Tanam Pohon

Berita

Antisipasi Peningkatan Penyebaran Covid-19, Wabup Taput Himbau Masyarakat Tetap Waspada dan Instruksikan Jajarannya Makin Gigih Mengedukasi Masyarakat.

Berita

Bakwan Juwarak Viral Di Jakarta,WaliKota : Kebanggan Pontianak Kuliner Nya Terkenal Ke Ibu Kota

Berita

Momentum HUT RI ke-77, Pemkot Pontianak Gelar Pasar Murah di Enam Kecamatan

Berita

Peringati Hari Anak, Bupati Dolly dan Ketua TP PKK Ajak Anak Tapsel Miliki Sifat Positif dan Daya Imajinasi Tinggi

Arsip

Proposal Polres Asahan Dipertanyakan

Berita

BKN Batalkan Uji Kompetensi Pejabat Sulbar, Ada Peserta Eks Napi Korupsi