Home / Berita

Selasa, 19 Juli 2022 - 11:35 WIB

Prajurit Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Kembali Amankan 9 orang WNI diduga PMI Non Prosedural di Wilayah Perbatasan

Viewer: 266
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 30 Detik

SANGGAU, KALBAR KOMPAS NASIONAL.Com- Pos Koki Balai Karangan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gty mengamankan 9 (Sembilan) orang WNI yang diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) di jalan Lintas Malindo desa Tangraya Kec. Beduai Kab. Sanggau Kalbar. Anggota Dinas Dalam (Jaga) memberhentikan 2 (Dua) kendaraan roda 4 merek Daihatsu Sigra Nopol KB 1127 DF dan Nopol KB 1969 DG kendaraan tersebut melintas dari arah pontianak menuju ke wilayah Entikong kemudian didekati, ditanya dan ternyata ada 9 orang WNI yang diduga PMI Non Prosedural. Selasa, (19/07/2022)

Dansatgas Yonif 645/Gty Letkol Inf Hudallah, S.H. mengungkapkan dalam keterangannya di Makotis Entikong, Kab. Sanggau, Selasa, 19 juli 2022. Bahwa “PMI tersebut diperiksa dan diamankan saat melewati jalan Lintas Malindo desa Tangraya Kec. Beduai Kab. Sanggau Kalbar.

Baca Juga  Video Oknum Kades Peluk Mesra PNS di Room Karaoke Viral, Ternyata Si Cewek Istri Kadus

Penangkapan 9 (Sembilan) orang WNI yang diduga PMI Non Prosedural ini Dipimpin Serda Saiful Aziz bersama 3 orang anggota yang sedang melaksanakan Dinas Dalam Jaga Pos Dalduk di sektor jalan batas Malindo Beduai kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Dan SSK 4 Koki Balai Karangan Terpadu a.n Lettu Inf Haris Verbian Saputra. Ujar Dansatgas

Upaya pengetatan jalur perbatasan dilakukan oleh seluruh jajaran personil Satgas Pamtas Yonif 645/Gty untuk mencegah masuknya barang haram Narkotika, barang-barang ilegal dan tindak kejahatan lainnya.

Baca Juga  Ini Alasan PBB Tolak Kemerdekaan Papua Barat

Setiap PMI dari Malaysia yang masuk ke Indonesia atau sebaliknya harus melalui serangkaian pemeriksaan, baik dokumen maupun pemeriksaan barang bawaan.

“Kita akan terus memperketat dijalur-jalur perbatasan dan tetap berkoordinasi dengan instansi terkait (Imigrasi, Bea Cukai dan Kepolisian) untuk mencegah pelintas batas dan barang-barang secara ilegal,” tegasnya Dansatgas.

9 (Sembilan) orang WNI yang diduga PMI non prosedural tersebut diserahkan ke Pihak Polsek Beduai sebagai penyerahan pelimpahan perkara untuk didata sesuai prosedur hukum yang berlaku. untuk ditindaklanjuti pemeriksaan secara lengkap, baik dokumen maupun barang-barang. (Pen Satgas Pamtas Yonif 645/Gty).

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Biddokkes Polda Kalbar, DPW LDII Kalbar, dan Pondok Pesantren Al-Muqqorobun Gelar Bhakti Kesehatan Khitanan MassalĀ 

Berita

Selamat !! 38 Siswa SMA Negeri 1 Dolok Batu Nanggar Lulus Masuk PTN Lewat Jalur Undangan

Berita

Pungli Mencuat, Bupati Usman Sidik Pending Mutasi Maslan

Berita

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bantu Pembuatan Tempat Wudhu dan WC Masjid Shirotul Jannah

Berita

Bupati Kapuas Hulu Buka Turnamen Berhadiah Di Kecamatan PengkadanĀ 

Berita

Seorang Aktivis LSM Diduga Diserang dan Dicekik Saat Ikuti Peninjauan Proyek Safety Tank di Samosir.

Berita

Polda Kalbar Grebek Ratusan Tabung Gas Oksigen Medis di Sanggau

Berita

Alasan Prabowo Diminta Hentikan Dedi Mulyadi Kirim Anak ke Barak Militer