Home / Berita

Selasa, 12 Juli 2022 - 08:20 WIB

Rayakan Idul Adha, Rumah Aspirasi Sahabat Novri Aritonang Sembeli 1 Ekor Sapi Untuk Warga Kurang Mampu

Viewer: 496
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

Kompas Nasional l SIMALUNGUN-Seperti tahun sebelumnya, tahun ini Rumah Aspirasi Sahabat Novri Aritonang kembali melaksanakan penyembelian hewan kurban. Penyembelian satu  ekor sapi  dilaksanakan di Huta 7, Pasar 3, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun. Senin(11/7/22).

Satu ekor sapi yang disembeli yang  nantinya daging kurban dibagikan ke masyarakat atau warga kurang mampu yang ada daerah tersebut.

Koordinator Lapangan Rumah Aspirasi Sahabat Novri Aritonang, Bonia mengucapkan terimakasih kepada Dr.H.Novri Aritonang.SH,MH, karena telah mempercayakan dirinya dari rumah aspirasi sebagai perpanjangan tangannya untuk berbagi kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan.

“Alhamdulillah kami berterimakasih kepada bapak Dr.H. Novri Aritonang.SH,MH  yang masih mempercayakan kami dari tim rumah aspirasi sebagai perpanjangan tangan dari beliau untuk berbagi kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan”kata Bonia.

Baca Juga  Berikan Kemudahan Bagi Pengguna Kendaraan Listrik, PLN Kembali Resmikan SPKLU di Singkawang 

Ia menambahkan, semoga beliau diberikan rezeki yang luar biasa, sehat-sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT dan tetap amanah sebagai wakil rakyat. 

“Pada Idul Adha 1443 H tahun ini kita berkurban satu ekor sapi, daging kurban ini nantinya kita bagikan kepada anak yatim di  sekitar kita, sebanyak 25 orang, Fakir miskin kurang lebih 10 orang serta tim rumah aspirasi 30 orang serta warga sekitar sebanyak 50 orang”sebutnya.

Kedepan kata Bonia, apa yang di cita-citakan dari H.Novri Aritonang terkabul dan menjadi lebih baik lagi.

“Saya berharap dari tim rumah aspirasi, semoga kami tetap menjadi perpanjangan tangan dari beliau untuk menyampaikan bantuan-bantuan kepada yang membutuhkan baik itu fakir miskin, anak yatim dan orang sakit”harapnya.

Baca Juga  Wanita di Sumut Terlalu Sibuk Kerja Bikin Angka Kelahiran Turun

Dalam kesempatan itu juga, Bonia berpesan kepada H. Novri agar tetap selalu menjaga kesehatan, amanah dan dapat menjadi orang nomor satu di Simalungun.

Sementara, Dr.H.Novri Aritonang.SH,MH mengatakan, bahwa Ibadah kurban hukumnya sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan). Bagi orang yang mampu melakukannya.

“Makna berkurban bagian dari rasa kepedulian, untuk berbagi serta untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sesuai dengan ajaran agama Islam yang kita yakini”kata H.Novri melalui telpon seluler.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wujudkan Program Ramadhan Berbagi, Perumda Tirta Uli Pematangsiantar Gelar Safari Ramadhan

Berita

PTUN Putuskan Gugatan PKPI Jadi Peserta Pemilu 2019

Berita

Ketua MK Tegur KPU Sumut: Ini Pengadilan, Kalau Ngomong Harus Ada Bukti

Berita

BUPATI TOBA PUJI KERJA NAKES COVID-19 TOBA

Berita

Sambut Hari Juang TNI AD, Kodam XII/Tpr Gelar Bhakti Sosial Donor Darah

Berita

Jalin Kerja Sama Pengawasan Anak, Pangdam XII/TPR Terima Kunjungan Silaturahmi KPPAD Kalbar*

Berita

“Di situ pak Situmorang dan bupati cerita sebelumnya yang ngerjakan proyek jembatan di batubara Johan namanya, tapi kerjanya nggak beres. Kebetulan pak Situmorang mengaku perusahaannya ahli dibidang konstruksi jembatan,” sebut Ayen. Hingga akhirnya, OK Arya menyerahkan draft proyek Dinas PUPR Batubara kepada Ayen untuk diberikan kepada Maringan Situmorang. “Di Desember bupati ada kasih draft proyek untuk diserahkan ke Situmorang. Disitu ada ditandai tulisan ‘situ’. Karena saat itu saya mau olahraga, saya foto saja, kalau nggak salah dua atau tiga lembar. Setelah itu saya print lalu dikasih ke Situmorang. Saya tak terlalu perhatikan proyek-proyek apa saja,” jelasnya. Disinggung, mengapa mau menjadi tempat penitipan uang dari rekanan Pemkab Batubara untuk diserahkan kepada OK Arya, Ayen mengaku khilaf. “Saya khilaf. Semua demi menjaga hubungan bisnis karena keduanya sering beli mobil sama saya. Apalagi sebelumnya mereka ada nitip uang Rp 1 miliar, tapi nggak ada masalah. Tapi yang terakhir ini saya justru jadi terlibat,” sebutnya. KPK menangkap dua orang kontraktor, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar beserta Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain, Kepala Dinas PUPR Helman Herdadi dan pemilik Ada Jadi Mobil, Sujendi Tarsono alias Ayen pada 13 September 2017 dari sejumlah lokasi berbeda di Medan dan Batubara. Penangkapan kelimanya dilakukan terkait kasus penyuapan senilai Rp 4,1 miliar. Total uang suap tersebut diberikan Maringan dan Syaiful, diduga sebagai persenan untuk OK Arya setelah mendapatkan sejumlah proyek yang dananya tertampung pada APBD Batubara Tahun Anggaran (TA) 2017.(*)

Berita

Tim Futsal Pokewak FC Mewakili Sintang Di Liga Nusantara U23 Pontianak Tahun 2022.