Home / Berita

Sabtu, 25 Juni 2022 - 16:01 WIB

BKK SMKN 2 Pematangsiantar Berangkatkan 7 Kandidat Siswa Kerja Ke PT. CIFU Palembang

Viewer: 654
0 0
Terakhir Dibaca:3 Menit, 25 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Bursa Kerja Khusus (BKK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Pematangsiantar, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar berangkatkan 7 kandidat siswa untuk bekerja ke PT. Cipta Futura (CIFU) Palembang. Sumatera Selatan. Sabtu,(25/6/22).

Acara digelar di aula ruang guru yang dihadiri oleh Kepala SMK Negeri 2 Pematangsiantar, Bintang Tumanggor, S.Pd, Wakasek bidang Humas SMKN 2 Pematangsiantar Vino Siagian, S.Pd, Kabid Pendayagunaan dan Produktivitas dinas tenaga kerja (Disnaker) kota  Pematangsiantar, Bahrum Damanik, Ketua BKK SMKN 2 Pematangsiantar, Jekson Manullang, S.Pd, Mewakili KPK (Ketua Program Keahlian) ketenagalistrikan. Drs. Marudut Pakpahan, orang tua siswa beserta staf PT. CIFU.

Dalam sambutannya, Kepala SMK Negeri 2 Pematangsiantar, Bintang Tumanggor SPd mengatakan, bahwa dengan tercapainya atau terwujudnya 7 siswa langsung terjun  kedunia kerja, ini suatu keberhasilan yang sangat luar biasa. Mereka menjadi duta sekolah. Hal ini akan terus berkelanjutan yang nantinya SMKN 2 Pematangsiantar dapat  langsung menempatkan anak-anak lbekerja diperusahaan atau di industri lainnya.

“BKK SMKN 2 Pematangsiantar baru terbentuk 6 bulan yang lalu, namun sudah bisa mengantarkan siswa-siswa langsung bekerja. Kita tetap menelusuri industri-industri lain dengan bekerjasama dengan disnaker. Dengan tujuan begitu siswa lulus dari sekolah ini langsung bekerja serta membuktikan SMK bisa, SMK hebat”.kata Bintang.

Dengan adanya kerjasama SMKN 2 Pematangsiantar dengan dunia industri, kata Bintang anak-anak bisa bersaing dan menunjukkan kemampuannya di IDUKA. Bukan hanya itu, mereka juga nantinya mampu memberikan jejak mereka kepada adek-adek kelasnya dan BKK SMKN 2 Pematangsiantar lebih giat lagi mencari perusahan-perusahan baru untuk siswa-siswa kedepannya.

Baca Juga  Lakukan Ambush, Satgas Pamtas Yonif 642, Kembali Amankan PMI di Jalur Tidak Resmi*

Sementara, Bahrum Damanik selaku kabid pendayagunaan dan produktivitas Disnaker kota Pematangsiantar, mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada pihak SMKN 2 Pematangsiantar, karena sesuai tugas dan fungsi SMKN 2 sebagai pendidik serta memberikan sumber dana manusia (SDM) yang baik telah terlaksana dan dibuktikan dengan pemberangkatan anak-anak ke dunia kerja.

“Kami berharap dengan kegiatan seperti ini lebih ditingkatkan lagi dan dikembangkan diperusahaan-perusahaan seluruh wilayah tanah air di Indonesia. Karena fungsinya SMK didirikan untuk mempersiapkan tenaga kerja yang handal terutama dibidang industri. Kita juga berharap pihak industri tetap mendatangi SMK-SMK untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah”harapnya.

Lanjutnya, dari data disnaker bahwa  pencipta pengangguran terbesar itu dari SMK, jadi kedepan nantinya pihaknya akan terus bersinergi antar SMK-SMK di Pematangsiantar dengan perusahaan-perusahaan Industri yang ada di Indonesia, dengan tujuan SMK siap kerja.

“Kita juga terus mengadakan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk penempatan kerja, tetapi kendala yang kita hadapi adalah pemerintah dengan perusahaan dan sebaliknya kurang terbuka. Jadi kita berharap keterbukaan pendidikan dengan industri agar tetap bersinergilah dengan baik”tandasnya.

Dalam kesempatan ini juga, Jekson SM Manullang S.Pd selaku ketua BKK SMK Negeri 2 Pematangsiantar mengucapkan syukur kepada Tuhan, karena telah berhasil mengantarkan anak-anak kedunia kerja. Dari awal perekrutan ada ratusan peserta baik dari perguruan tinggi namun dari sekolah kita yang paling banyak diterima digelombang pertama dan gelombang kedua sedang berjalan.

Baca Juga  Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gty Menerima Kunjungan Kerja Tim Pengumpul Data Staf Ahli Panglima TNI Bidang Hubungan Internasional di Makotis Entikong

“Kami dari BKK bukanlah perusahaan penyalur kerja (PJK) tetapi kami BKK hanya sebagai jembatan (penghubung) antara pihak sekolah SMK dengan perusahaan. Tetapi dalam perjalanannya atau prinsipnya sama dan pada BKK ini jaminan hukum untuk perlindungan kerja harus benar-benar dipastikan”tegasnya.

Selanjutnya kata Jekson, bahwa pihaknya juga melanjutkan visi dan misi disnaker yakni mencegah pengangguran. Untuk hal ini juga lulusan SMK setidaknya jabatan yang mereka duduki diperusahaan paling rendah operator, bukan buruh harian lepas (BHL) sesuai petunjuk hukum UU no.39 tahun 2016 (peraturan menteri ketenagakerjaan).

“Untuk itu kedepan, kita dari BKK SMKN 2 Pematangsiantar punya target dan berupaya lulusan setiap tahunnya 50 persen siswa langsung kerja di IDUKA.”pungkasnya.

Loanloh Sihotang salah satu sisw SMKN 2 Pematangsiantar yang diterima bekerja di PT. Cipta Futura Palembang mengatakan, bahwa  dengan jurusan teknik mesin yang ia minati ini, harus bisa bekerja, dirinya  juga berterimakasih kepada SMKN 2 karena sudah mengantarkan kedunia kerja. 

“Saya mengikuti perekrutan mulai dari Januari sampai Juni 2022, jadi prosesnya sangat panjang, terimaksih saya sudah bisa langsung bekerja di perusahaan. Pesan untuk adek-adek SMKN 2 Pematangsiantar apapun jurusan kalian, kalau ada lowongan coba saja dan jangan pernah menyerah selagi ada peluang”tutupnya.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolri Pastikan Jajaran Kepolisian Awasi Distribusi dan Harga Penjualan Minyak Goreng

Berita

Hasil Real Count Pileg Data 55.95 Persen: Posisi PDI-P Masih Teratas, PPP Berpeluang Lolos ke Senayan

Berita

Antisipasi Bentrok Susulan, Kapolsek Kutalimbaru Berikan Bimluh di GBKP Lau Bakery

Berita

Kapolsek Pontianak Timur AKP, Prayitno Menghimbau Memasang CCTV di Tempat Ibadah

Berita

Survei Indikator: Jokowi Lebih Religius Dibanding Prabowo

Berita

Jelang Ramadan dan Idul Fitri Antisipasi Lonjakan Kenaikan Harga

Berita

Pangdam I/BB; Tutup Latihan Dan Tradisi Pembaretan Prajurit Yuddha Wastu Pramukha

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Gebyar Muharram 1443 H, Tabligh Akbar dan Santunan Anak Yatim.