
Kompasnasional.com l Tapanuli Tengah – Sejak digelarnya Oprasi Patuh Toba dari Tanggal (13/06/22 sampai 19/06/22) Kepolisian Resort Tapanuli Tengah melalui Satlantas Dominasi Pelanggaran Lalulintas Tampa memakai Helm.
Seminggu berjalan Operasi Patuh Toba (OPT) 2022, personil Satuan Lalu Lintas Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) memberikan 255 teguran lisan kepada pengendara yang terjaring dalam Razia yang di gelar.
Kapolres Tapteng AKBP Jimmy Christian Samma, S.I.K melalui Kasi Humas AKP Horas Gurning menyebut pengendara roda dua mendominasi pelanggaran di jalan raya akibat tidak memakai helm SNI.
“Jadi sejak dimulai dari Senin (13/6/2022) hingga Minggu (19/6/2022) atau tepatnya seminggu dilaksanakannya Operasi Patuh Toba 2022 ini, personil lalulintas kami telah mengeluarkan 255 teguran lisan, dan didominasi akibat tidak menggunakan helm oleh pengendara sepeda motor saat berkendara,” tutur Kapolres melalui Kasi Humas Polres Tapteng H. Gurning.

Lanjutnya, adapun 255 teguran lisan yang diberikan personil Satlantas terhadap pengendara 200 orang diantaranya merupakan usia remaja (15-20 Tahun) yang tidak menggunakan Helm.
Dalam kesempatan itu Kapolres juga menghimbau kepada segenap penggunaan jalan khususnya bagi pengendara roda dua, “mari gunakan helm, dan bagi para orang tua mohon juga diberi nasehat kepada anaknya untuk menggunakan helm, karena helm itu sangat penting untuk menghindari fatalitas korban kecelakaan lalu lintas”
“OPT ini bertujuan untuk mengajak masyarakat tertib dan disiplin dalam berlalu lintas disisi lain Operasi Patuh Toba bertujuan menurunkan angka pelanggaran maupun fatalitas korban kecelakaan di jalan. Sesuai jadwal OPT 2022 akan berakhir pada Minggu (26/6/2022) harapannya, semoga kedepan kesadaran dalam berkendara untuk Keselamatan semakin meningkat di Wilayah Hukum Polres Tapanuli Tengah,” Tutupnya.
(Remember)





