Home / Berita

Sabtu, 4 Juni 2022 - 21:16 WIB

Kembali Raih Predikat WTP, Sekda Tapsel: Ini Hasil Kerja Bersama

Viewer: 297
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 53 Detik

Kembali Raih Predikat WTP, Sekda Tapsel: Ini Hasil Kerja Bersama

TAPANULI SELATAN | KOMPAS NASIONAL – Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) tahun ini kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

Predikat ini pun jadi rentetan prestasi yang diterima kabupaten tersebut untuk yang ketujuh kalinya.

Dikatakan bergengsi, untuk meraih predikat WTP ini juga tidak lepas dari kinerja Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Koordinator Pejabat Pengelola Keuangan Daerah.

“Sekda itu memiliki tanggungjawab yang besar untuk menciptakan pengelolaan keuangan daerah. Oleh karena itu saya pun menerapkan dan menanamkan prinsip taat aturan, taat azas, taat waktu dan tepat sasaran kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai pengguna anggaran,” kata Parulian Nasution, Sekda Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (3/6/2022).

Ungkapnya, Pemkab Tapsel menerapkan sistem manajemen pembayaran No Cash Go Digital untuk mengontrol alur kas. 

Baca Juga  Kapolres Tapsel, "Kita Harus Solid Dalam Mengemban Tugas Yang Diberikan Negara

Dimana seluruh pembayaran tercatat secara digital dan online melalui aplikasi. Dengan sistem Cash Management System ini, Pemkab Tapsel tidak lagi memiliki cek atas bank atau dengan kata lain setiap pembayaran langsung dari Bendahara.

“Dengan aplikasi ini semua tercatat. Saya pun mudah memonitor alur kas yang sesuai dengan pengajuan dan pembayaran dari setiap pengajuan GU (ganti uang) yang diajukan oleh OPD,” ucapnya. 

Parulian menjelaskan, dengan predikat WTP ini, Pemkab Tapsel mendapatkan Dana Insentif Daerah yang dapat digunakan untuk mempercepat berbagai pembangunan di Tapsel. 

Bahkan katanya, penggunaan aplikasi online juga sudah diterapkan dalam pengelolaan Dana Desa di hampir seluruh desa di Tapsel. 

“Pencatatan secara online ini juga sudah kita terapkan dalam pengelolaan Dana Desa. Sehingga kita bisa kontrol dan akhirnya kita mendapatkan predikat Pengelolaan Dana Desa terbaik di Sumut tahun ini,” ujarnya.

Baca Juga  Sinergritas TNI Dan Polri, Polsek Pontianak Timur Bersama Lantamal XII lakukan Pengaturan Arus Lalin Dipagi Hari

Masih Parulian, proses untuk meraih predikat WTP ini bukanlah hal yang mudah. Perlu sinkronisasi antara pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan keuangan daerah. 

Yakni, diperlukannya keseimbangan antara kinerja yang dicapai dengan anggaran yang telah dikeluarkan.

“Perencanaan, penganggaran dan pengawasan itu bagaikan mata rantai. Semuanya saling terikat satu sama lain sehingga perlu pengawalan yang ketat. Meleset sedikit, resikonya berbahaya,” terangnya.

Untuk mengawal proses itu, ia selalu mengedepankan sikap kooperatif. Membangun komunikasi yang baik dengan para OPD serta koordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati yang merupakan pimpinan daerah. 

“Sikap loyalitas, dedikasi dan komitmen itu doktrin yang selalu saya tanamkan dalam diri saya. Ini harga mati dalam mengabdi untuk menjalankan tugas,” akunya. (Ikhfan)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Sekda Menghadiri Penanda Tangan Kesepakatan MoU PT.New Kalbar Processor

Arsip

Marsinah, Buruh Dibunuh Gara-gara Minta Upah Naik Rp 550

Berita

Walikota Pematangsiantar Dr H Hefriansyah SE MM mengharapkan Swab Test Massal juga dilaksanakan di tempat keramaian

Berita

KPK Yakin Vonis SYL Sesuai Tuntutan 12 Tahun Penjara

Berita

SMKN 2 Pematang Siantar Gandeng Samurai Paint Gelar Pelatihan Pengecatan

Berita

Cegah Covid-19, Babinsa Kawal Penyemprotan Disinfektan Di Tempat Ibadah.

Asahan

LIBAS RIAU 2-0 PSSA ASAHAN MENUJU SEMIFINAL PIALA SOERATIN U-15 2022

Asahan

Arogansi Kadis Kesehatan Asahan Terhadap Wartawan Jadi Sorotan