Home / Daerah

Jumat, 3 Juni 2022 - 15:18 WIB

Kemas Perayaan Hari Bakcang Jadi Daya Tarik Wisata di Pontianak

Viewer: 379
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 6 Detik

Perayaan Hari Bakcang di Sungai Kapuas

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com,- Perayaan Hari Bakcang menjadi tradisi tahunan yang dirayakan masyarakat Tionghoa di seluruh dunia.

Bakcang merupakan makanan tradisional masyarakat Tionghoa dan memiliki hari bakcang tersendiri.

Makanan dari beras ketan yang diisi daging atau ayam cincang berbumbu ini pertama kali muncul pada zaman Dinasti Zhou.

Menurut legenda, bakcang dibuat karena simpati rakyat kepada Qu Yuan yang bunuh diri dengan cara melompat ke sungai Miluo.

Saat itu masyarakat melemparkan bakcang ke sungai dengan maksud agar binatang air tidak memakan jasad Qu Yuan dan beralih menyantap bakcang yang dilemparkan.

Di Kota Pontianak, perayaan Hari Bakcang digelar oleh Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kota Pontianak di atas kapal wisata tepian Sungai Kapuas, Jumat (3/6/2022).

Perayaan itu ditandai dengan melempar bakcang ke Sungai Kapuas.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, gelaran perayaan Hari Bakcang ini turut memperkaya khasanah budaya yang ada di Kota Pontianak.

Baca Juga  GMBI bersama gabungan Aktivis demo,di gedung DPRK Agara

Ia berharap tradisi perayaan bakcang ini dikemas lebih baik lagi sehingga bisa menjadi daya tarik wisatawan, baik wisatawan domestik maupun asing.

Jadi kalau perayaan bakcang di sini mampu menjadi magnet bagi wisatawan asing seperti dari Taiwan, Hongkong dan lainnya, mereka yang berasal dari negara lain membuang bakcangnya di Pontianak, bukan di Sungai Yangtze atau Sungai Kuning yang ada di Tiongkok, ujarnya.

Oleh sebab itu, ia mengapresiasi dan mendukung siapapun warga Kota Pontianak yang ingin melestarikan adat dan budayanya selama itu memberikan nilai kearifan lokal yang baik.

Selain bernilai budaya, perayaan tradisi tersebut juga bernilai wisata.

Nanti kita akan kaji apakah memungkinkan untuk masuk dalam agenda tahunan pariwisata Kota Pontianak, harus kita koordinasikan dulu, ungkapnya.

Ketua Panitia Perayaan Hari Bakcang, Adi Sucipto menuturkan, perayaan Hari Bakcang ini diprakarsai oleh DPD MABT Kota Pontianak.

Baca Juga  Usai Pelantikan, Kades Mayang Pongkai Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Desa

Melalui perayaan ini, para generasi muda, khususnya kalangan Tionghoa, tetap ingat tradisi budaya leluhur.

Apalagi melihat perkembangan zaman dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat mempengaruhi kehidupan adat dan tradisi yang sudah turun-temurun sehingga sedikit demi sedikit mulai dilupakan.

Generasi muda sekarang ini hanya tahu setiap perayaan Hari Bakcang identik dengan memakan bakcang tanpa tahu latar belakang dibalik perayaan bakcang, ucapnya.

Rudy Leonard, Budayawan Tionghoa, menjelaskan, perayaan Hari Bakcang berasal dari Tiongkok yang usianya sudah mencapai 2.300 tahun.

Perayaan ini digelar setiap tahunnya pada tanggal 5 bulan 5 penanggalan Imlek.

Secara umum perayaan Hari Bakcang adalah dengan memakan bakcang. Selain itu, pada perayaan tersebut juga ada tradisi mandi tengah hari.

Di mana pun orang Tionghoa berada, mereka akan merayakan hari bakcang pada hari tepatnya bulan 5 tanggal 5 dan bertepatan pertengahan hari, pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tercata Sudah Ada 238 Kali Getaran Susulan Pascagempa 7 M di Lombok

Daerah

Polda Kalbar Gelar Donor Darah Peringati Hari Jadi Polwan RI Ke-74

Berita

SMPN 9 Pematangsiantar Langgar Prokes Covid-19

Arsip

DPD KWRI Sumut & DPC KWRI Langkat Dampingi Warga Suka Damai Kec. Hinai Laporkan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Oknum Kades.

Berita

Pajero Sport Family (PSF) Korwil Kampar Adakan Kopdar di Wisata Puncak Kompe

Berita

Garuda Indonesia Segera Menambah 30 rute penerbangan

Berita

Ular Sanca 4 Meter Ditemukan Warga Saat Mencari Belut
Foto:Ket//Lokasi Pengerjaan

Berita

Camat Dopan Bungkam, Proyek Irigasi Siluman Jalan Terus.