
Sintang, kompasnasional.com,- menyikapi carut marutnya Data SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation) Anggota DPRD kabupaten Sintang Rudy Andryas bersama sejumlah kepala desa dari kecamatan Ambalau mendatangi kantor Dinsos kabupaten Sintang pada Selasa 22/03/2022 guna mempertanyakan keakuratan data dan juga kinerja operator SIKS-NG yang ada.
Tampak hadir dalam rombongan Dedi Kades bukit tinggi, Yedius Panji kades Lunjan tingang beserta Ketua BPD nya Iyanto, Dondang kades Buntut Purun, dan Nina kades Jengkahang. Tampak hadir pula kardius Zaitun, SH sebagai pendamping.
Dedi, kepala Desa Bukit Tinggi berharap data yang di input oleh Operator SIKS-NG Desa bisa sesuai dengan harapan masyarakat miskin yang ada di Desa terutama seperti data DTKS, BNPT ,PKH, serta bantuan lainnnya, “sebelumnya saya pernah mempertanyakan data data tersebut dengan pihak dinas sosial, selalu di jawab bahwa mereka memakai data Kemensos tahun 2004 2005 2008 dan terakhir tahun 2015. Jika dinas sosial mengunakan data dari tahun 2004 berarti data yang di entri/input oleh Operator SIKS-NG selama ini Kemana, dan kenapa ada data data yang baru masuk lalu mendapat kan bantuan padahal dia tergolong Bukan masyarakat miskin??, Saya berharap pihak pemerintah dalam hal ini dinsos harus update terkait data dan meningkatkan kinerja dengan turun ke lapangan jangan hanya menggunakan data dari tempat duduk saja, gunakan data yang di laporkan Desa terbaru bukan mengunakan data data yang sudah lama dan tidak lagi konkrit,karena banyak penduduk yang meninggal, pindah alamat dan masuk sebagai warga baru” Ujar Dedi.
Rudy Andryas, legislator partai Nasdem Dapil 5 meminta Dinas Sosial pandu Para operator SIKS-NG Desa agar Lebih Maksimal bekerja, tolong kepada pihak Dinsos pandu operator SIKS-NG Desa dan tingkat kan lagi kerjasama antar lini,karena dengan kerjasama yang baik kita Yakin Kendala-kendala yang ada Akan cepat terselesaikan dan akan hadir keakuratan data yang Valid” tutup Rudy Andryas.
Yupinus Totom







