Home / Berita

Minggu, 6 Februari 2022 - 16:05 WIB

Banjir Bandang di Sepauk Makan Korban Jiwa, Sang Anak Meninggal Terseret Banjir

Viewer: 346
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 38 Detik

Sintang Kalbar,Kompas Nasional.com-Intensitas hujan yang tinggi sebabkan tanah longsor di dusun Muran Hulu Desa Kemantan Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang, dini hari sekitar jam 04.30 Wib. Jumat (05/02/2022).

Mengetahui terjadinya bencana alam di wilayahnya, Kapolsek Sepauk Ipda Heru Woldy, S.H langsung mengambil langkah dan memimpin anggotanya meluncur ke lokasi kejadian guna bantu warga yang terkena bencana.

Lokasi yang terpencil menjadi hambatan mencapai lokasi.

Dibutuhkan sekitar 6 jam bagi Ipda Heru Woldy dan anggotanya berkendaraan dengan sepeda motor dari kantornya hingga sampai ke lokasi kejadian.

Hari sudah mulai malam ketika Kapolsek dan anggotanya tiba di lokasi.

Selanjutnya Ipda Heru Woldy bersama anggotanya langsung menuju lokasi yang terkena banjir longsor dengan didampingi warga sekitar.

Baca Juga  Kecelakaan Maut di Simalungun 5 Orang Tewas Terlindas Truk Tronton dan Menghantan Sedikitnya 12 Kenderan Bermotor

“Total terdapat 15 buah rumah semi permanen yang terkena longsor, yang terparah adalah yang dihuni oleh keluarga Sukan bersama istri dan seorang anaknya S yang baru berumur 7 tahun.” Kata Ipda Woldy.

Ia melanjutkan, saat banjir yang disertai tanah longsor tersebut terjadi, ketiga orang tersebut masih tertidur di dalam rumah.

Bapak Sukan terbangun dan sempat memegangi anaknya, namun derasnya air banjir ditambah material longsor berupa tanah dan batu menyebabkan pegangannya terlepas dan terbawa banjir. Sukan dan istrinya selamat karena tersangkut kayu, namun mengalami luka berat kemudian dibawa ke Rumah Sakit di Sintang.

“Sedangkan korban S ditemukan telah meninggal dunia saat dilakukan penyisiran sepanjang aliran sungai muran, sekitar 800 meter dari rumahnya. Pada saat ini sudah dimakamkan” Terang Ipda Woldy.

Baca Juga  Wakil Bupati Kapuas Hulu Hadiri HUT Bhayangkara ke-76 di Polres Kapuas Hulu

“Sebanyak 18 unit sepeda motor turut terbawa banjir bandang, namun sudah dapat ditemukan dalam pencarian di lokasi, sebagian tertimbun material longsor, dan sebagian terhanyut” lanjutnya.

Dari data yang dikumpulkan Kapolsek, banjir bandang yang terjadi tiba-tiba tersebut juga memutuskan 1 buah jembatan kayu yang menghubungkan dusun Tapang Bambang ke Muran.

“Saat ini warga yang rumahnya rusak terkena banjir dan longsor ditampung di rumah-rumah warga sekitarnya. Kerugian pada saat ini masih kita rincikan.

Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya dalam penanganan bencana yang terjadi” ucap Kapolsek Sepauk.

(Yupinus Tomtom)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Tapsel :sampai saat ini Sudah 8 Orang Meninggal Dunia di Tapsel Akibat Covid-19

Berita

Pemkot Pontianak Siapkan 36 Faskes Untuk Layani Vaksinasi Covid-19

Berita

Ukur Pencapaian Kompetensi, Siswa Tata Rias Kecantikan Kelas XII SMK Negeri 1 Siantar Gelar UKK

Berita

Walikota P.Sidimpuan Terima Ekspos Buku Kearifan Lokal SD-SMP

Berita

Masuk Nominasi Terbaik se Indonesia, YLBH Bhakti Keadilan Terima Penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI

Berita

Putra Terbaik Nagori Maligastonga H.Novri Ompusunggu Resmi Dilantik Jadi Anggota DPR-RI Periode 2019-2024

Berita

KegiatanVaksinasi di Kota Pontianak Sasar Kaum Milenial, Target 70 persen Tercapai

Berita

Gelar Silaturahmi, Pemkab Tapsel Dukung Program Polda Sumut Berantas Hoax