Home / Berita / Kriminal / Nasional / Reviews

Rabu, 21 Februari 2018 - 14:08 WIB

Sidang PK Ahok Digelar Secara Terbuka

Sidang Perdana PK Ahok Digelar 26 Februari 2018(Sindonews)

Sidang Perdana PK Ahok Digelar 26 Februari 2018(Sindonews)

Viewer: 896
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

KompasNasional.com, Jakarta || Terpidana kasus penodaan agama, Basuki Tjahana Purnama (Ahok) akan menjalani sidang peninjauan kembali (PK) pada Senin (26/2) mendatang. Pengadilan Negeri Jakarta Utara menyatakan sidang digelar terbuka.

“Kalau PK ini terbuka untuk umum. Sifatnya kan formil saja menghimpun berita acara. Jadi mereka membuat dalam suatu berita acara ada pemohon, ada termohon, kedua pihak ada. Ini ada memorinya apakah mau dibacakan atau dianggap dibacakan kemudian ditanggapi. Apakah jaksa sudah siap dengan tanggapan, karena pada saat dipanggil untuk datang di persidangan, dia sudah terima memori itu,” kata Humas PN Jakarta Utara, Jootje Sampaleng di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu (21/2/2018).
Jootje menjelaskan pihak Ahok mendaftarkan PK pada 2 Februari 2018 lalu. Ia menyebut pengajuan PK diajukan dengan membandingkan putusan Buni Yani.

Baca Juga  Wali Kota Sidempuan Dengan Insan Pers Bersilaturrahmi dan Buka Puasa Bersama

“Terpidana membandingkan dengan putusan Buni Yani. Dasar hukum dia menggunakan Pasal 263 Ayat 2 KUHAP yaitu ada kekhilafan hakim, atau ada kekeliruan yang nyata. Nah kalau bagian a itu kan ada keadaan baru. Keadaan baru itu ada orang bisa bilang soal Buni Yani dan sebagainya, padahal keadaan baru menyangkut terdakwa pada saat menghadapi sidang, atau hal-hal menyangkut perkara itu,” ucap Jootje.

“Dua hal pokok, kekhilafan hakim dan kekeliruan yang nyata. Bagaimana perumusan, mengambil kesimpulan hingga menyimpulkan ada kekeliruan yang nyata ataupun ada kekhilafan hakim itulah pada hari Senin,” sambungnya.

Baca Juga  BERSAMA WARGA, PERSONIL POLSEK SINTANG KOTA PERBAIKI JEMBATAN RUSAK 

Nantinya, persidangan PK akan menghasilkan berita acara untuk dikirim ke Mahkamah Agung untuk diambil keputusan oleh majelis PK. Pihak PN Jakut hanya menghimpun hal-hal formil saja.

“Persidangan itu untuk membentuk suatu berita acara. Berita acara ini yang akan dikirim ke Mahkamah Agung dan majelis PK yang akan mengambil keputusan. Di sini hanya menghimpun formilnya saja,” ujar Jootje.

Sidang PK Ahok akan dipimpin 3 orang hakim, Mulyadi, Salman Alfaris, dan Tugianto. Sementara, pihak kejaksaan kemungkinan menunjuk jaksa Ali Mukartono yang merupakan Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus Ahok dalam perkara penodaan agama.(Detik/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Peringati Hari Pohon Sedunia, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Lakukan Penanaman Pohon Di Perbatasan.*
N.B.Foto:ket//Ketua Umum DPP SBSI 1992 Gunawan(kiri) dan Ketua Bidang Penelitian, Pengembangan dan Pengkajian Organisasi DPP SBSI 1992 Pusat Darmawan Yusuf, SH., SE., M.Pd⁹0, MH., CTLA., Med(kanan)

Headline News

SBSI 92 Minta Pemerintahan Jokowi Makamkan Muchtar Pakpahan di Taman Makam Pahlawan

Berita

Pangdam XII/Tpr Bersama Forkopimda Ikuti Upacara HUT ke-76 Bhayangkara Secara Virtual

Berita

Mantan Teroris Minta Polisi Awasi Jual Beli Bahan Kimia di Surabaya

Arsip

Tahanan Tewas, Paranormal Dipanggil Usir Roh Jahat di Polsek Siantar Barat

Kriminal

Waduh, Roy Martin Ditemukan Tewas Mengambang di Kali

Berita

Presiden Jokowi Resmikan Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak di Kabupaten Mempawah

Arsip

India Dinobatkan Negara Dengan Biaya Hidup Termurah Sedunia