Home / Berita

Sabtu, 5 Februari 2022 - 11:09 WIB

Bencana alam tanah longsor disertai banjir bandang menerjang Desa Kemantan, Kecamatan Sepauk, satu ( 1 ) Orang Meninggal dua di Rujuk ke RSUD sintang

Viewer: 464
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik


Sintang Kalbar,  Kompasnasional. Com.-Bencana alam tanah longsor disertai banjir bandang menerjang Desa Kemantan, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, pada Jumat, 4 Februari 2022.Longsoran tanah bukit muran menerjang pondok warga,sehingga menyebabkan satu anak berusia 6 tahun meninggal dunia.

Tanah longsor di bukit muran terjadi akibat curah hujan sangat tinggi yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Sintang.
Anak 6 tahun meninggal terseret banjir,” kata Paulinus, paman korban menjelaskan pada saat dikonfirmasi awak Media

Bocah berinisial SL, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 08.00 wib di tepi sungai, akibat terseret longsoran tanah.
Menurut Paulinus, kedua orangtua korban Sukan dan Pinun, dirujuk ke RSUD Sintang.

Baca Juga  Kapolres Kubu Raya Pimpin Sertijab Kasat Narkoba dan Kapolsek Kawasan Bandara Supadio

“Anak yang meninggal masih keponakan. Bapak sama mamaknya dirujuk ke rumah sakit. Anaknya ditemukan meninggal sekitar jam 8 pagi tadi di tepi sungai, terseret arus,” kata warga Sungai Buluh, Kecamatan Tempunak ini.

Menurut Paulinus tanah longsor terjadi sekitar 04.00 wib. Longsoran tanah menerjang pondok yang berada di kaki bukit muran.
Rumah korban di Dusun Lebung Lantang, Kecamatan Tempunak. Kebetulan kerja di Kemantan, (sepauk)” ungkapnya.

Kepala Desa Kemantan, Apunsius membenarkan telah terjadi banjir bandang di wilayahnya. Hanya saja, dia belum tahu persis soal tanah longsor di bukit muran yang menyebabkan satu anak meninggal dunia.Untuk sementara belum ada info yang jelas, Pak (bukit muran longsor),” kata Apunsius dikofirmasi oleh Awak Kompasnasional.com

Baca Juga  Kunjungan Kerja BNNP Sumatera Utara Dalam Rangka Implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2020 dan Program Desa Bersinar di Wilayah Kabupaten Samosir

Apunsius membenarkan soal banjir bandang di Desa Kemantan. Akibatnya, satu unit jembatan terseret arus sungai.Banjir bandang dan tanah longsor di Kemantan sekitar jam 04.00 wib. Info sementara jembatan di pusat desa hanyut, ujar Apun.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, Benyamin juga mengonfirmasi bencana alam terjadi di Desa Kemantan. “Iya, kades laporan sementara 1 jembatan hanyut. (Soal korban jiwa) lagi dicek. Kejadian jam 04.00 wib,” jelasnya

Kabiro Sintang : Yupinus Totom

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Hadiri Rakoor PPKM Mikro, Babinsa Sukabangun Sampaikan Ini.

Berita

Satbinmas Polres Singkawang Laksanakan SELABER Bersama Masyarakat Guna Membangun Memitraan

Arsip

[VIDEO] Gunakan Nama Presiden Joko Widodo, 2 WNA Tipu BUMN

Berita

Berkat Kerja Keras Kepsek Beserta Guru, SMKN 3 Pematangsiantar Menjadi SMK Pusat Keunggulan

Berita

Utang Luar Negeri RI Membengkak Jadi Rp 5.532 Triliun di Akhir 2019

Berita

Setelah Menanti 10 Tahun, Manajemen dan Serikat Pekerja PLN Akhirnya Teken Perjanjian Kerja Bersama

Berita

Wakapolda Kalbar Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Gaia Bumi Raya City Mall

Berita

Cipta Kondisi Jelang Pilkades Serentak di Ketapang