Home / Berita

Sabtu, 29 Januari 2022 - 10:42 WIB

Sejumlah Ritel Modern di Siantar Terapkan Harus Pakai Kartu Member Beli Minyak Goreng Rp.14.000

Viewer: 356
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 55 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Pemerintah mengeluarkan kebijakan minyak goreng satu harga, yakni Rp14.000 per liter. Kebijakan ini wajib berlaku di ritel modern yang menjadi anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).

Hal ini membuat para ibu rumah tangga atau emak-emak senang harga minyak goreng turun menjadi Rp14.000 per liter. Mereka mengaku senang dengan kebijakan pemerintah yang memberikan harga terjangkau pada minyak goreng.

Sayangnya, pengakuan dari para kaum hawa itu, stok minyak goreng yang dijual di sejumlah minimarket seperti Indomaret dan Alfamart terpantau kosong karena habis diborong pembeli. Namun, di ritel modern yang lumayan besar di Kota Pematangsiantar, masih ada tersedia. 

Tetapi warga dibuat ribet sebab untuk mendapatkan minyak dengan harga Rp 14.000 per liter, syarat utama lampirkan kartu member. Alhasil, masyarakat jadi kesal dan kecewa. Selain pembuatan kartu tersebut, antrian panjang pun tak terelakkan. 

Baca Juga  Posisi ideal Alexis Sanchez dalam skuad Jose Mourinho

Ketika dikonfirmasi hal ini pada Kepala Dinas Koperasi (kadiskop), UKM dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, Pelaksana tugas (Plt) Dra. Elpiana Turnip, ia tidak menampik tentang persyaratan untuk membeli minyak goreng Rp14.000 per liter harus menggunakan kartu member pada beberapa ritel modern. 

“Ini hanya sementara saja. Dalam mengantisipasi terhadap maraknya aksi borong atau panic buying yang dilakukan konsume,” ucap Elpiana melalui sambungan telepon, Jumat (28/01/22). 

Dia juga menjelaskan, persyaratan membuat kartu member itu merupakan salah satu teknis yang dilakukan pihak retail tersebut untuk membatasi pembelian, misalnya konsumen hanya boleh membeli satu bungkus atau satu liter saja. 

Elpiana juga menambahkan, kebijakan minyak goreng satu harga merupakan upaya lanjutan dari komitmen Pemerintah untuk menjamin ketersediaan minyak dalam pemenuhan kebutuhan rumah tangga serta usaha mikro dan kecil. 

Baca Juga  Afrianto R Maju di Pilkades Mayang Pongkai, Ajak Gerakan Perubahan

“Sebenarnya stok minyak goreng di Siantar itu aman dan lancar. Bahkan ada 20 ribu liter stok untuk Pematangsiantar. Kami meminta masyarakat tidak memborong ” katanya. 

Lalu, bagaimana mekanisme untuk penyaluran minyak goreng pada ritel modern tersebut?

“Untuk penyaluran minyak goreng ke ritel modern tersebut lansung dari pusat yaitu Kementerian Perdagangan ke sejumlah ritel anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Jadi, tidak melalui pada kami. Pemerintah daerah hanya mengawasi saja,” jawabannya. 

Elpiana mengimbau kepada masyarakat supaya tidak memborong (panic buying) karena stok minyak goreng dalam jumlah yang sangat cukup. Sebab, melalui kebijakan ini, seluruh minyak goreng, baik kemasan premium maupun kemasan sederhana, akan dijual dengan harga setara Rp14.000 per liter. 

Toni Tambunan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

PN Pontianak Tolak Praperadilan Joni Isnaini,Polda Kalbar: Joni Akan Kami Cari di manapun Dia Berada

Berita

Pemkot Pontianak Siapkan Fasilitas Isolasi, Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

Berita

Pemkab Deliserdang dapat penghargaan dari Kementerian Koperasi

Berita

Babinsa Koramil 07/Sintang, Kembali Lakukan Pengawalan Terhadap Jenazah Terkonfirmasi covid

Berita

Bupati Kapuas Hulu Sis Meninjau Pelaksanaan SKD

Berita

Gubernur H.Sutarmidji Terima Audiensi PSSI Kalbar Jelang Bergulir nya Liga 3

Berita

Kapoksahli Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Tim Kemenkopolhukam RI

Berita

Bantah Terima Sogok, Bea Cukai Belawan Lepas 7 Kontainer Diduga Berisi Buah Ilegal