Home / Berita

Senin, 3 Januari 2022 - 23:37 WIB

Rangkaian Program Destinasi Super Prioritas Selesai, BPCB Propinsi Aceh Adakan Syukuran

Viewer: 382
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 1 Detik

Samosir, Kompasnasional.com  |  Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menghadiri  syukuran sebagai tanda berakhirnya program pelestarian cagar budaya di Kabupaten Samosir yang dilaksanakan Badan Pelestarian Cagar Budaya Propinsi Aceh, di Huta Bolon Desa Simanindo, 30/12.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengucapkan rasa terima kasih kepada Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Propinsi Aceh yang telah membantu pelestarian cagar budaya pada tiga lokasi  di Samosir.

“Pelestarian cagar budaya harus dilakukan, untuk mencegah hilangnya budaya. Budaya sebagai warisan tak ternilai sehingga harus betul-betul dijaga. Pada tahun 2022 kita berkomitmen menetapkan anggaran khusus untuk penetapan cagar budaya di Samosir” ucap Bupati Samosir.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengakui sampai saat ini masih banyak yang harus direvitalisasi, dan sebagai bukti keseriusan akan pentingnya pelestarian cagar budaya di Kabupaten Samosir telah dibentuk tim ahli cagar budaya dan telah memperoleh sertifikat pada bulan Maret 2020 dan tim ini akan bekerja mendata cagar budaya yang ada di Kabupaten Samosir yang selanjutnya ditetapkan Bupati.

Baca Juga  Peringatan Hari Guru Nasional Dan HUT ke-76 PGRI di Kubu Raya

Bupati Samosir mengajak masyarakat untuk bersinergitas dalam menyambut revitalisasi cagar budaya di Samosir terutama pemilik/ ahli waris.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samosir memberikan proposal revitalisasi pada 2 lokasi yang sudah disurvey pada bulan April dan Mei kepada Kepala BPCB Propinsi Aceh.

Bupati Samosir kembali menghimbau masyarakat agar menjaga protokol yang Ketat selama Nataru untuk mencegah penyebaran Covid 19.

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Prooinsi Aceh Normatias mengatakan pelestarian cagar budaya di Kabupaten Samosir dilaksanakan pada 3 lokasi yaitu Huta Bolon Desa Simanindo, Huta Pagar Batu Desa Pardomuan dan Huta Simarmata di Desa Hariara Pohan dan telah rampung untuk tahun 2021.

Dengan adanya revitalisasi ini, Normatias berharap akan lebih banyak orang yang datang dan menikmati cagar budaya di Kabupaten Samosir. Selain revitalisasi rumah adat, juga dilakukan penataan kawasan jalan.

Baca Juga  Antisipasi Penyebaran Covid - 19, Forkopimcam Jawai Laksanakan Patroli Tempat Kerumunan.

Diakuinnya, Samosir adalah surga yang begitu indah yang harus didatangi wisatawan dunia. Revitalisasi akan tetap dilaksanakan, guna mendukung program kawasan strategis pariwisata nasional. Untuk itu Kepala BPCB, Normatias mengharapkan kerjasama yang baik dengan Pemkab Samosir agar segera menetapkan Cagar Budaya yang perlu direvitalisasi (legalitas formal dari Bupati).

Rumah tradisional (rumah bolon) yang sudah direvitalisasi kiranya dapat dimanfaatkan untuk sebuah tempat gallery maupun homestay guna peningkatan perekonomian masyarakat, harap Normatias. Tiolina Sinambela, selaku pengelola Huta Bolon, bangga atas revitalisasi ini dan berharap terus berlangsung demi terjaganya cagar budaya di Kabupaten Samosir.

Revitalisasi cagar budaya di Samosir mendapat sambutan yang baik dari Lembaga adat Partukkoan Samosir. Hal ini disampaikan Martua Simbolon bersama Jaubung Malau. (rel/Cs)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Pontianak Menanam Pohon Pada Peringatan Hari Bumi Sedunia 2022

Berita

Sambut Hari Bhakti Permasyarakatan Ke-58, Lapas Kelas IIA Pematangsiantar Gelar Kegiatan Donor Darah

Berita

Kondisi Wali Kota Pontianak Saat Ini Dinyatakan Negatif Covid-19

Berita

Wanita Dibawah Umur Asal Sirandorung Jadi Korban Cabul dan Kekerasan

Berita

Kasdam XII/Tpr Sambut Personel Satgas BGC TNI Konga XXXIX-C/MONUSCO

Berita

Nenek 70 Tahun Diduga Dibuang Keluarganya di Pinggir Jalan, Begini Faktanya

Arsip

KOORDINATOR KOPERTIS MEMBERIKAN KULIAH DI PERGURUAN TINGGI CENDANA

Berita

Ketua Daerah L Ikuti Puncak Peringatan HUT ke-58 Dharma Pertiwi