Home / Berita

Senin, 6 Desember 2021 - 10:12 WIB

Amar Manaf: Kerukunan Bergama Butuh Peran Aktif Semua Tokoh Agama

Viewer: 454
1 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 56 Detik
Penyerahan rumusan Komitmen Persaudaraan Kemanusiaan para peserta dialog oleh Pdt. Anselmus Puasa, M.Th kepada Kabag TU Kemenag Malut, Drs. Amar Manaf. (Foto Istimewa)

Ternate, Maluku Utara – Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Maluku Utara melalui Sub Bagian Ortala dan KUB menggelar dialog tokoh lintas agama dalam rangka penguatan kerukunan umat beragama dan moderasi beragama di provinsi Maluku Utara.

Dialog yang bertajuk ‘Penguatan Moderasi Beragama’ ini telah melahirkan beberapa poin kesepakatan bersama para peserta dialog yang diberinama Komitmen Persaudaraan Kemanusiaan (KPK) Rumusan para peserta itu kemudian diserahkan oleh Pdt.Anselmus Puasa, M.Th kepada Kabag TU Kemenag Malut, Drs. Amar Manaf, M.Si. Dimana salah satu pointnya adalah mengajak kepada seluruh umat beragama di Provinsi Maluku Utara untuk meneguhkan komitmen kebangsaan, semangat nasionalisme dan ikut serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam sambutanya, Amar Manaf menyampaikan bahwa dalam kehidupan masyarakat terutama di era digital seperti saat ini, ada dua kelompok yang sulit dihindari, pertama kelompok yang sungguh-sungguh memperjuangkan perdamaian dengan mengusung gerakan penguatan kerukunan umat beragama, dan kedua ada juga kelompok dengan segala cara ingin merusak kerukunan antar umat beragama.

Baca Juga  IMB RS dan Universitas Efarina Diantara PP No.24 Tahun 2018 dan Perda No.1 Tahun 2013

“Kelompok kedua inilah yang patut untuk kita waspadai, oleh karean itu Amar Manaf mengajak kepada semua pihak terutama para tokoh agama untuk berperan aktif dan secara terus menerus mengkampanyekan pentingnya kerukunan antar umat beragama, kita harus saling menguatkan untuk terus merawat kerukunan umat yang susah payah kita bangun meskipun tantangan yang kita hadapai juga tidak mudah,” ungkap Amar Manaf dalam dialog lintas toko agama yang bertempat di Room Sahid Bella Hotel Ternate, Minggu (05/12/2021).

Menurutnya, di era digitial seperti saat ini, penyebaran informasi terjadi sangat cepat, dan masyarakat dapat dengan mudah mengaksesnya, termasuk masyarakat yang berada di pelosok sekalipun, masalahnya tidak semua informasi yang diakses masyarakat itu positif dan bernilai edukasi,

Baca Juga  Silaturahmi Dengan Anggota Cabang L, Ini Pesan Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr

“Tak jarang kita temukan penyebaran informasi di media sosial yang sering kali memprofokasi dan itu sangat mungkin mempengaruhi sikap dan perilaku masyarakat, Oleh karena itu, kepada peserta dialog lintas agama, yang juga sebagai wakil masing-masing tokoh agama, saya mengajak kepada kita semua untuk berperan aktif dalam mencegah penyebaran infromasi di media sosial yang kerap menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat dengan cara menebarkan kebaikan-kebaikan dan informasi positif di media sosial, mengedukasi masyarakat dilingkungan masing-masing tentang etika bersosial media, sehingga dapat mengimbangi penyebaran informasi provokatif yang beredar”, tutur Amar Manaf (FIK)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Luar Biasa Ampas Kopi di Manfaatkan bisa Jadi Lukisan

Berita

Wakil Jaksa Agung RI Setia Untung Arimuladi Kunker di Kejati Kalbar

Berita

Pangdam XII/Tpr Tutup Latma Kekar Malindo Siri 44AB/2021

Berita

Polres Kayong Utara Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H. Berikan Bansos

Berita

Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Bersama Warga Karya Bhakti Pembangunan Masjid Sirotul Jannah

Berita

Gelar Acara Syukuran Kapolres Melawi Membuat Masyarakat Semakin Mencinta Polri *

Berita

Kacabdis P.Sidimpuan Sosialisasikan PPDB Tahun 2021/2022

Berita

Ratusan Massa SBSI 92 Labusel Unjuk Rasa Ke Kantor DPRD