Home / Berita

Sabtu, 9 Januari 2021 - 12:55 WIB

Gali Kuburan Demi Dapatkan Harta Karun, Pria Ini Ditahan

Viewer: 515
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

Kompasnasional | Seorang pria mengaku bersalah setelah pihak berwenang memergokinya sedang menggali kuburan di Taman Permakaman Nasional Yellowstone, Cheyenne, Wyoming, AS untuk mencari harta karun.

Melansir Associated Press (AP), Rodrick Dow Craythorn (52) dari Syracuse, Utah, mengajukan permohonannya pada Senin di Pengadilan Distrik AS di Casper karena secara ilegal menggali, merusak dan memperdagangkan sumber daya arkeologi properti federal.Dia bisa menghadapi hukuman 12 tahun penjara dan denda 270.000 dollar AS (Rp3,8 miliar) ketika dijatuhi hukuman pada 17 Maret mendatang.Craythorn sedang mencari peti harta karun berisi koin, emas, dan barang berharga lainnya yang ditinggalkan di pedalaman satu dekade lalu oleh Santa Fe, New Mexico, pedagang seni dan barang antik Forrest Fenn, yang menerbitkan sebuah buku dengan puisi yang berisi petunjuk ke mana harta itu berada dan bisa ditemukan.Craythorn telah merusak properti senilai lebih dari 1.000 dollar AS dengan menggali di Permakaman Fort Yellowstone antara 1 Oktober 2019 sampai 24 Mei 2020, kata jaksa penuntut.”Perburuan harta karun Forrest Fenn sering dipandang sebagai pengalihan yang tidak berbahaya, tetapi dalam kasus ini menyebabkan kerusakan substansial pada sumber daya publik yang penting,” kata Jaksa Wyoming AS Mark Klaassen pada Selasa.Pengacara Craythorn, Christopher Humphrey dari Cheyenne, tidak segera membalas pesan telepon pada Selasa untuk dimintai keterangan.Fenn, sang pedagang seni dan barang antik meninggal pada usia 90 pada bulan September, tiga bulan setelah mengumumkan bahwa harta karun telah ditemukan.Seorang cucu Fenn yang dikonfirmasi pada bulan Desember mengatakan bahwa penemunya adalah Jonathan “Jack” Stuef (32) seorang mahasiswa kedokteran dari Michigan.Fenn mengatakan sebelum kematiannya bahwa harta karun itu ada di Wyoming, AS, tetapi baik Stuef maupun kerabat Fenn tidak mengatakan di mana lokasinya secara spesifik.Fenn selama bertahun-tahun mengisyaratkan bahwa harta karun itu, yang diperkirakan bernilai setidaknya 1 juta dollar AS, berada di utara Santa Fe di Pegunungan Rocky di New Mexico, Colorado, Wyoming atau Montana.Beberapa orang yang mencari harta karun itu bahkan harus diselamatkan dari misi pencarian mereka dengan enam orang di antaranya meninggal dunia. (KC/Red)

Baca Juga  Kapolri Pastikan Stok BBM Bersubsidi Terjamin dan Tepat Sasaran
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Personil Polsek Ledo Bersama Warga Bersihkan Bekas Kebakaran Ruko 

Berita

 PLN: Tidak Ada Penghapusan atau Pengalihan Pelanggan Daya 450 VA

Berita

Polres Kayong Utara giat Bhakti Sosial dalam rangkat sambut HUT Kemerdekaan RI ke-77 & HUT Polwan ke-74 tahun 2022

Berita

Pemuda Tangguh dan Berdaya Saing

Berita

Bidhumas Polda Kalbar Bersama Awak Media Mencanangkan Pembangunan Zona Integritas Dan Penandatanganan Pakta Integritas

Berita

Anggota BEM Terbang ke Asmat Zaadit Taqwa Tidak Terlihat

Berita

DisKumdag Kota Pontianak : Bayar Retribusi Kios Cukup Lewat Virtual Account

Berita

Dinkes DKI Sterilisasi Restoran Amigos, Kemang