Home / Berita

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 18:06 WIB

Polda Kalbar “Sikat” Pinjol Ilegal, 14 Aplikasi Ternyata Tak Terdaftar di OJK

Viewer: 423
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 12 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL– Polda Kalimantan Barat bertindak cepat merespon keserahan masyarakat terhadap maraknya praktik Pinjaman Online (Pinjol) yang dijalankan fintech ilegal.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar menggerebek kantor perusahaan pinjaman online PT. Sumber Rejeki Digital (SRD) di jalan Veteran, Benua Melayu Darat, Pontianak Selatan, pada Jum’at (15/10).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan penggerebekan perusahaan pinjaman online ini bermula dari laporan masyarakat.

“Kami menerima laporan dari masyarakat adanya sebuah rumah yang diduga digunakan sebagai kantor pinjaman online yang mengancam keselamatan dan merugikan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Peringati Hari Guru, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Mengajar Siswa-Siswi Dan Memperindah Sekolah Di Perbatasan.*

Saat digrebek, tim mendapati para karyawan tengah melakukan perkerjaanya. Total ada 14 pegawai PT. SRD yang kami amankan. Sabtu (16/10).

Mereka sebagian besar bertugas menjadi operator sekaligus Desk Collection (Descoll).

“Beberapa barang bukti sudah kami amankan berupa 22 unit laptop, 18 unit handphone, 9 unit CPU komputer, 7 buah sim card, 3 buah modem dan dokumen-dokumen terkait pinjaman online tersebut,” jelas Luthfie.

Berdasarkan pemeriksaan, perusahaan pinjaman online itu memiliki 14 aplikasi yang tidak terdaftar di OJK.

Baca Juga  Ucapan Hari Pers Nasional Dari Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Humbang Hasundutan Dr.( Can) Oloan P Nababan S.H., M.H.

Perputaran uang yang dihasilkan dari praktik pinjaman online ilegal tersebut sebanyak Rp 3,25 Miliar.

Luthfie mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran pinjaman online ilegal.

“Jangan mudah tergiur dengan tawaran fintech ini, awalnya mereka menawarkan penawaran yang bagus, tapi kemudian menjerat nasabahnya,” tegasnya.

Perusahaan yang berdiri sejak Desember 2020 ini memiliki karyawan aktif sebanyak 66 orang dan memiliki nasabah 1.600 orang.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

HUT TNI ke-76 Kapolresta Pontianak Bawa Nasi Tumpeng ke Markas Kodim

Berita

Posko Pengawasan Terpadu Check Point Covid – 19 Mulai di Berlakukan Di Desa Batu Nanta Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi.

Berita

Rusak Parah, Satgas Pamtas Yonif 642 Ajak Warga Gotong Royong*

Berita

Usai Pilkades, Plt Kades Sipungguk Berharap Agar Masyarakat Kembali Bersatu dan Mendukung Kades Terpilih

Berita

Lapas Kelas IIA Pematang Siantar Bersama Polres Simalungun Gelar Lanjutan Vaksinasi Merdeka Tahap I Gelombang ke-2

Berita

DPRD Samosir Gelar Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah Janji PAW Anggota

Berita

Tidak ada Aktivitas Tanpa Risiko Covid-19,Sidiq Imbau Patuhi Protokol Kesehatan

Berita

MATIUS SEMBIRING MENINGGAL DUNIA DIDUGA AKIBAT PENGANIAYAAN BERAT