Home / Berita

Jumat, 1 Oktober 2021 - 17:38 WIB

Wako Edi Minta PDAM Tekan Kebocoran Di Bawah 30 persen

Viewer: 486
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta jajaran Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa (PDAM) untuk menekan angka kebocoran hingga di bawah 30 persen dalam tahun ini.

Hal ini merupakan target dan komitmen bersama dalam menekan kerugian akibat kebocoran tersebut.

“Untuk caranya saya serahkan PDAM, saya maunya tahun depan tingkat kebocoran sudah di bawah 30 persen,” ujarnya usai melantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khatulistiwa Periode 2021-2025 di Aula PDAM, Jumat (1/10/2021).

Saat ini capaian pengurangan tingkat kebocoran sudah 34 persen.

Menurutnya, tingkat kebocoran harus ditekan hingga seminimal mungkin sebagai upaya penghematan.

Baca Juga  Update Berita Covid-19 Kabupaten Samosir, Konfirmasi Positif 15 Orang, Sembuh 4 Orang, dan Meninggal 2 Orang

“Intinya jangan sampai terjadi kebocoran dan pencurian air yang begitu besar sehingga merugikan,” tegasnya.

Edi berpesan PDAM terus melakukan penghematan tetapi tetap bisa menghasilkan produksi yang optimal.

Untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi air memang diperlukan investasi yang cukup besar.

Misalnya penggantian pipa-pipa yang memerlukan investasi yang cukup besar.

“Saya yakin dengan pengalaman sisi teknis, PDAM bisa berinovasi untuk meningkatkan pendapatan maupun pelayanannya,” ungkapnya.

Kemudian, PDAM juga harus melakukan inovasi-inovasi dalam meningkatkan pendapatan dengan memanfaatkan aset-aset yang ada.

Kondisi pipa-pipa yang ada juga perlu diperhatikan jaringannya karena ada yang sudah seharusnya dipasang baru.

Baca Juga  Jenderal TNI Wismoyo Akan Dimakamkan Dekat Makam Soeharto

“Seperti jaringan pipa di Jalan Perdana dan Sungai Jawi,” terangnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihaknya telah mengusulkan permohonan anggaran dari pemerintah pusat maupun provinsi agar bisa membantu penyediaan pipa lantaran biaya yang dibutuhkan sangat besar.

Tahun ini, kata Edi, ada pengembangan kapasitas air di Waduk Penepat.

Untuk itu, ia meminta agar dipantau dan dilakukan ujicoba.

“Sehingga apabila memasuki musim kemarau panjang, persoalan air baku yang terjadi bisa diatasi,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Inspektorat Halsel: Soadri Menyoal ke Fadila Dugaan 520 Juta, Saiful Bungkam

Berita

Penjemputan Dan Pengawalan Kedatangan Vaksin Covid-19 (CoronaVac) dilakukan oleh Polres Melawi Dan Anggota TNI*

Berita

Hadiri Sosialisasi Relokasi Jalan Nasional, Wabup: Bekerja Profesional, Jangan Rugikan Masyarakat

Berita

Walikota Padang Sidempuan Irup Pada Peringatan Hari Santri Tahun 2022

Arsip

Bela Aung San Suu Kyi, PM India tidak kecam kekerasan terhadap muslim Rohingya

Berita

Larangan Mudik Lebaran Posko Adakan Penyekatan Dan Pemeriksaan.

Berita

KADES DESA KEPULUK LECEHKAN KEPUTUSAN BERSAMA TIGA MENTERI TENTANG PEMBIAYAAN PERSIAPAN PENDAPTARAN TANAH SISTEMATIS.

Berita

PLN Sukses Konversi 1.000 Kompor LPG ke Kompor Induksi