Home / Berita

Selasa, 14 September 2021 - 13:05 WIB

Inklusi Sosial dan Inovasi, Kunci Juara Perpustakaan Tingkat Nasional

Viewer: 366
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 48 Detik

Perpustakaan Bahagia Mendawai berhasil menjuarai lomba perpustakaan desa/kelurahan tingkat Nasional.

Pontianak Kalbar,Kompas Nasional.com — (13/9/2021) Gemuruh rasa syukur dan tangisan bahagia meledak saat diumumkan bahwa Perpustakaan Bahagia Mendawai, Kota Pontianak berhasil menjadi juara pertama lomba perpustakaan tingkat Desa/Kelurahan tahun 2021.

Pengumuman yang dilakukan secara daring tersebut tidak mengurangi rasa bahagia yang dirasakan seluruh partisipan dari Kota Pontianak.

Perpustakaan Bahagia Mendawai yang berada di Kampung Caping ini telah melalui berbagai proses kurasi perlombaan kurang lebih selama 7 bulan, mulai dari lomba perpustakaan tingkat Kelurahan hingga Provinsi, dan puncak penjuriannya pada 2 September lalu di tingkat Nasional.

Sinta Devianti, selaku Ketua Perpustakaan Bahagia Mendawai, menyatakan setidaknya ada 8 inovasi dan 5 inklusi sosial yang membuat Perpustakaan Umum Bahagia Mendawai berhasil menjadi juara Nasional.

Baca Juga  Bupati Taput Tegaskan para korban Puting Beliung Harus dapat segera tempati Rumahnya Kembali

“Inklusi sosial dan inovasi yang telah mengingatkan minat baca dan kesejahteraan masyarakat”, ujarnya saat diwawancarai secara daring.

8 inovasi unggulan Perpustakaan Bahagia Mendawai antara lain :

  1. Siberliterasi (singgah berkreasi dan literasi)
  2. Jeli (jejak literasi)
  3. Perpustakaan Bahagia Mendawai peduli

4.Gerobak baca

  1. Pondok rindu
  2. Sosialisasi with PBM
  3. Pojok literasi
  4. Membaca di atas sampan

Selain inovasi tersebut, Perpustakaan yang beralamat di Jl. Imam Bonjol Gg. Hj. Salmah ini juga mengedepankan inklusi sosial, yakni :

  1. Hidroponik
  2. Magot
  3. Pupuk organik cair (POC)
  4. Terbentuknya KIM (Kelompok Informasi Masyarakat di kampung mendawai)
  5. Menghias Caping Tidak berhenti di situ, Sinta juga akan melakukan inovasi baru pada Perpustakaan Bahagia Mendawai.

“Kami juga akan melakukan senam sehat bersama adik-adik di kampung mendawai, aksi bersih sungai Kapuas, dan aksi bersih kampung”, kata Sinta.

Sinta juga berharap masyarakat dapat menggunakan perpustakaan lebih dari sekedar tempat literasi.

Baca Juga  Kabupaten Samosir Raih WTP Dari BPK Untuk Ke-tiga Kalinya

“Harapannya saya masyarakat bisa tahu Perpustakaan itu tidak hanya belajar tentang dunia literasi tetapi dari perpustakaan bisa mengubah perekonomian masyarakat.”, pungkasnya.

Perempuan yang baru saja menyelesaikan studinya di Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura ini juga menaruh harapan pada anak-anak Kota Pontianak.

“dan harapan saya untuk anak-anak yang akan menjadi penerus bangsa dapat dibimbing agar tidak terjerumus dengan pergaulan dan disibukan dengan gadget selalu.”, Sambungnya.

Cita-citanya tak berhenti di sana, sebab Sinta dan rekan-rekan relawan berharap Perpustakaan Bahagia Mendawai dapat menambah sebuah fasilitas baru.

“Harapan saya yg utama semoga keinginan kami mempunyai kapal literasi dapat di kabulkan oleh pihak terkait”, Tutupnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Samosir Bupati Samosir Hadiri Mini Lokakarya di Puskesmas Palipi

Berita

3 Pria dan 7 Wanita Digerebek Dalam Satu Kamar Kos saat Subuh, Ternyata Bukan Pasangan Sah

Berita

Sempati Star Tabrakan di Bireuen, Begini Kronologis dan Penyebabnya

Arsip

Jaksa Agung Sebut Hary Tanoe Tersangka, Ini Kata Polisi

Berita

DOSMAR BANJARNAHORPIMPIN APEL PAGI MENGAWALI TAHUN 2021

Berita

Atlet Anggar Mempawah Raih Medali Perunggu di PON XX Papua

Berita

Peralihan Musim, BMKG Imbau Masyarakat waspadai Angin Besar

Berita

Bupati Halsel Sebut Pemprov Menghambat Pembangunan Jalan Pulau Obi