Home / Berita

Jumat, 10 September 2021 - 11:15 WIB

Di Hadapan Menko Perekonomian, Bupati Optimis Sektor Tani Pulihkan Ekonomi Rakyat Tapsel

Viewer: 353
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 51 Detik

TAPSEL-(kompas nasional) Berdasarkan data yang diperoleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Tapsel, dalam kurun waktu dua pekan terakhir, kasus terkonfirmasi positif Corona di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mengalami penurunan. Namun demikian, berdasarkan data terakhir Satgas Covid-19 Tapsel yang terkonfirmasi positif hanya 1 orang.

Demikian diungkapkan Bupati Tapsel, Dolly Pasaribu, S.Pt, MM, disela rapat koordinasi, monitoring, dan evaluasi perkembangan Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara serta penyerahan TPID Award 2021, melalui virtual yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, di eks. Kantor Bupati Tapsel, Kota Padangsidimpuan, Kamis (9/9).

“Yang kami fokuskan sekarang ini sebagaimana arahan Pak Menteri (Airlangga Hartarto), adalah penguatan di bidang ekonomi, rata-rata sudah kami lihat juga, bahwa sektor penyumbang perekonomian Nasional termasuk di Tapsel adalah dari sektor pertanian,” papar Bupati.

Baca Juga  Penyaluran BLT UMKM di Halmahera Selatan Dinilai Tak Tepat Sasaran

Bupati juga mengaku, beberapa waktu belakangan, pihaknya bersama Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan, terus mendorong para petani dengan melakukan berbagai upaya guna penguatan di sektor pertanian. Salah satunya adalah dengan menghadirkan koperasi usaha rakyat (KUR) Tani bekerjasama dengan Bank BNI dan Bank Sumut.

“Karena kami melihat di daerah lain telah berhasil dengan program KUR Tani ini, sesudah mempelajari skim pembiayaan tersebut, kami semakin yakin masyarakat petani Tapsel akan sangat terbantu dengan program itu. Mudah-mudahan, masyarakat petani dapat terdorong kesejahteraannya, juga dapat mendorong kesejahteraan seluruh masyarakat Tapsel sehingga visi-misi pembangunan Tapsel terlaksana,” ungkap Bupati.

“Dengan KUR Tani”, sambung Bupati, “petani diberikan permodalan dengan margin yang rendah. Kemudian, apabila harga pasar dari panen menurun, pihaknya juga telah bekerjasama dengan Bulog, agar membeli hasil bumi dari petani, khususnya padi atau beras. Seandainya terjadi force majeure, gagal panen sampai 75% pihak Jasindo akan menjamin pengembalian fasilitas pinjaman. Skim seperti ini aman dan sangat meringankan petani,” terang Bupati.

Baca Juga  Raih Juara 2 pada Selekda Sumut, PBFI Simalungun Optimis Raih Tiket Menuju PON 2024

“Secara khusus Pak Menko memberi apresiasi upaya kami dan mengajak daerah lain untuk mengambil langkah yang sama, artinya ini malah memotivasi kami untuk mendorong para petani kita, untuk memanfaatkan fasilitas ini. Karena ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di masa pandemi,” tutup Bupati.

Turut hadir pada rakor tersebut, Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj, SH, SIK, MH, Dandim 0212/TS Letkol (Inf) Rooy Chandra Sihombing, SIP, Kajari Tapsel Antoni Setiawan, SH, MH, Sekda Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM, Asisten II Moh Said, dan pimpinan OPD terkait. (Ikhfan)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolres Kapuas Hulu Jenguk Anak Anggotanya Yang Sakit

Berita

Sambut Perayaan Tahun Baru Imlek, Kapolda Kalbar Bagikan 400 Paket Sembako

Berita

Karya Bhakti Satgas Pamtas Yonif 642 Bersama Warga Gunjemak Bersihkan Bendungan.*

Berita

Pemkab Taput Kembali Raih Opini WTP 7 kali berturut-turut.

Berita

Wakil Pembina Kwarcab, Tutup Jambore Pramuka P.Sidempuan Tahun 2022

Berita

Polisi: Bentrok Antarsuku Jadi Ancaman Serius di Papua Barat

Berita

Pemprov Kalbar Selenggarakan HUT ke-67 Kemerdekaan RI Dengan Sederhana Dan Hikmat

Berita

Vaksin Corona Siap Diluncurkan pada Pertengahan Agustus 2020