Kompas Nasional l SIMALUNGUN-Hampir satu setenga tahun lamanya anak-anak sekolah tidak belajar tatap muka secara langsung dengan gurunya, namun dengan adanya kebijakan oleh Kemendikbud Ristek melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas dengan catatan daerah harus level 3.
Dalam hal ini sebuah angin segar yang dirasakan siswa-siswi dan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Siantar, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara dimana pada hari Senin 6 September mereka mulai melaksanakan PTM secara terbatas.
Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dimulai tanggal 6 September 2021hingga hari ini berjalan sukses, terlihat semangat siswa-siswi SMKN 1 Siantar sangat antusias untuk mengikuti pembelajaran.
Dalam melaksanakan PTM terbatas siswa hanya bisa mengikuti PTM 50% dengan durasi waktu 2 jam perhari, selebihnya tetap dilaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Kepala SMKN 1 Siantar Manuahal Sirait SPd dalam keterangannya mengatakan, bahwa dirinya beserta guru sangat merasa senang dan menyambut baik atas di izinkannya Pembelajaran tatap muka di SMKN 1 Siantar.
“Perlu kami sampaikan kepada masyarakat serta dukungannya semoga berjalan dengan sukses program PTM terbatas ini,karena dukungan masyarakat sangat diperlukan untuk kegiatan PTM terbatas yang diselenggerakan Dinas Pendidikan Sumut melalui Cabdis Siantar”ujar Manuahal Sirait pada awak media Kamis,(9/9/2021)
Terkait protokol kesehatan Manuahal menjelaskan pihaknya sudah menerapkan sesuai dengan standart yang ditentukan pemerintah. “Jadi pelaksanaan PTM dengan siswa hanya 50% per hari, dengan durasi waktu hanya 2 jam sekali pertemuan. Siswa kita yang 50% lagi yang tidak mengikuti PTM tetap dilaksanakan PJJ” sebut Manuahal Sirait
Dalam kesempatan ini juga, salah satu guru juga wakasek bidang kesiswaan SMKN 1 Siantar Dra. Mangita Siahaan menyampaiakan ucapan terimakasih kepada Pemerintah, terkhusus Pemerintah kabupaten Simalungun karena sudah mengizinkan SMKN 1 Siantar melaksanakan pembelajaran tatap muka.
“Terima kasih kami ucapkan buat Pemkab Simalungun karena sudah mengizinkan sekolah kami untuk melaksanakan PTM, Sejak dibukanya PTM terbatas disekolah ini, hingga saat ini belum ada kendala masih berjalan dengan baik”. ujar Mangita.
Dia juga berharap kedepan, dengan dimulainya PTM terbatas ini, semoga bisa nantinya tatap muka normal seperti biasanya.
“SMKN 1 Siantar juga sudah menyiapkan semua prokes dengan standart baik, di bidang fasilitas serta pelaksanaannya juga kita laksanakan secara protokol kesehatan yang sangat ketat”. Pungkasnya.
Toni Tambunan.






