PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL com – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji S.H., M.Hum., bersama Panglima Komando Daerah XII/Tanjungpura dan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mendampingi Kunjungan Kerja Panglima Tentara Nasional Indonesia, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, di Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (8/9/2021), guna meninjau 2 lokasi Serbuan Vaksinasi Massal Covid-19 di Kalbar, yaitu di Mall Ayani Pontianak dan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pontianak.
“Alhamdulillah, Panglima TNI dan Kapolri mengapresiasi kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah dan sinergitas TNI-Polri dalam penanganan Covid-19 di Kalbar.
Terkait vaksin, Provinsi Kalbar termasuk dalam 9 daerah terendah capaian vaksinnya. Ini karena jumlah vaksin yang dikirim tidak memadai.
Vaksin yang diterima baru mencapai 20% dari total kebutuhan, sedangkan yang sudah disuntikkan sebanyak 18,44%, sisanya untuk vaksin dosis kedua.
Oleh karena itu, Kapolri dan Panglima TNI siap membantu untuk mengkomunikasikan dengan Menteri Kesehatan agar dapat bergerak cepat dalam pendistribusian vaksin di wilayah Kalbar,” ujar H. Sutarmidji.
Sementara itu, Panglima TNI menjelaskan Serbuan Vaksinasi di wilayah Kalimantan Barat bertujuan untuk mempercepat capaian vaksinasi, sehingga target kekebalan kelompok bisa segera tercapai.
“Namun, kami juga mengingatkan walaupun sudah divaksin, tetap harus mematuhi protokol kesehatan, yaitu 3M, memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, dan menjaga jarak.
Mudah-mudahan target Serbuan Vaksinasi hari ini bisa tercapai sesuai yang direncanakan,” harap Panglima TNI.
Di kesempatan yang sama, Kapolri mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu dalam mengakselerasi vaksinasi dan berharap agar dapat terus ditingkatkan dalam mewujudkan sinergitas yang presisi.
“Kmengkomunikasikan kepada pihak Kemenkes agar pengiriman atau distribusi vaksin ke wilayah Kalbar dapat ditingkatkan, sehingga capaian vaksinasi yang saat ini berada di angka 19% bisa meningkat dan mencapai target nasional,”ujar Kapolri.
Hasnan Sutanto






