Home / Berita

Rabu, 8 September 2021 - 12:00 WIB

Bupati Halsel Sebut Pernyataan Husen Said Penuh Dendam dan Fitnah

Viewer: 1110
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 17 Detik
Bupati Halmahera Selatan, Hi Usman Sidik (Foto: FIK Kompas Nasional)

Halsel – Kompas Nasional | Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) H Usman Sidik menyoalkan pernyataan Politisi Partai Gelora Husen Said dalam dialog yang digelar Barisan Muda Salawaku, Selasa (07/9/2021) di Caffe Fatimah malam pukul 21.00 WIT .

Pasalnya pernyataan yang disampaikan Husen Said dalam dialog, tentang capaian program 100 hari kerja pemerintah daerah tekesan tendensius dan dendam.

Bupati kemudian mengklarifikasi ucapan politisi Partai Gelora itu dengan menyampaikan bahwa pernyataan Husen Said dalam dialog itu terlalu amburadul dan perlu diluruskan.

“Perlu diluruskan, saya tidak berjanji seperti yang dituduhkan saudara Husen Said. Soal anggaran 7 triliun itu hanya membandingkan APBD 5 tahun (satu periode) mestinya pemda mampu akses ke pusat untuk mendorong APBD Halsel lebih meningkat untuk membangun negeri Saruma,” tutur Usman dihadapan Husen Said dan para tamu OKP yang ikut hadir dalam dialog.

Baca Juga  Aksi Sosial BMS Tapanuli Utara di Pancurbatu Kecamatan Adiankoting

Mantan Wartawan Kontributor RCTI itu kemudian menjelaskan program smart city dihadapan Husen yang disaksikan sejumlah pengurus Barisan Muda Salawaku dan tamu undangan. Konsep Smart City itu merupakan program strategis melalui sistem aplikasi teknologi informasi untuk memudahkan pelayanan masyarakat sebagai solusi menjadikan Ibukota Labuha sebagai kota pintar (Smart City).

Baca Juga  Belum Satu Tahun, Proyek Rabat Beton Rp 339 Juta di Desa Pardomuan Sudah Kupak-Kapik

“Jadi apa yang disampaikan Husen itu fitnah, dendam dan dengki, apalagi dia bukan anggota DPRD aktif bahkan diluar dari pemerintahan sehingga tidak paham program yang dikonsepkan,” kata Bupati Usman Sidik usai menggerutu Husen Said.

Diketahui dialog yang digelar Barisan Muda Salawaku Halsel hanya melayangkan surat pemberitahuan ke Polres Halsel, namun tidak mengantongi izin Satgas Covid-19 sehingga dialog dihentikan petugas satgas karena terjadi kerumunan.

(FIK)

Happy
Happy
50 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
50 %

Share :

Baca Juga

Berita

Pemerintah Tunggu Rekomendasi Polri-BIN soal Kaca Antipeluru di DPR

Berita

DUA FIGUR MUDA YANG DIANGGAP LAYAK MAJU SEBAGAI CALON WALI KOTA DAN WAKIL WALI KOTA SINGKAWANG 2024

Berita

Walikota Serahkan LK Pemko P.Sidimpuan Tahun 2021 Ke BPK RI Sumut

Berita

Wujudkan “Link and Match” SMKN 3 Pematangsiantar Jalin MoU Dengan Tiga GM Muda Perhotelan

Berita

Kabareskrim Mabes Polri Harus Senior & Profesional

Berita

Tim Yustisi Kabupaten Melawi, dan Satgas Aman Nusa II Polres Melawi , ingatkan masyarakat agar tidak melakukan kerumunan.

Berita

Wujudkan “SMK Bisa Hebat” Siswa SMK Swasta Teladan Siantar Lulus Langsung Kerja

Berita

Momen Ngeri Pembunuh Motoran Sambil Bawa Mayat dalam Karung Terekam CCTV