Home / Berita / Daerah / Ekonomi

Jumat, 3 September 2021 - 23:28 WIB

Salah Satu SMK di Halsel Terapkan Holtikultura, Ubah Semak Belukar Jadi Taman Sayur

Viewer: 1227
3 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 15 Detik
Dari proses penanaman samapi penyiraman hingga tampak hasil tumbuhan sayur (Dok. Sekolah)

Halsel – Kompas Nasional | Siswa- Siswi SMK Pertanian Modayama berhasil bertani hingga sukses menunjang kebutuhan sekolah.

SMK Pertanian yang berada di Desa Modayama, Kecamatan Kayoa Utara, Kabupaten Halmahera Selatan itu tidak hanya diberikan materi saat berada di ruangan kelas namun juga diajari cara bertani yang baik.

Dengan mengusung program pertanian seperti agribisnis tanaman pangan dan Holtikultura, siswa dibawah bimbingan para guru mampu mengubah semak belukar menjadi taman sayuran.

Kepada Kompas Nasional, Sabtu (3/9/2021) Kepala Sekolah, Rusihan Hi Umar mengatakan, dengan memanfaatkan lahan sekolah seluas 1 Hektar, sekolah berhasil menerapkan program pertanian seperti agribisnis tanaman pangan dan Holtikultura.

Baca Juga  Bupati Samosir Kukuhkan Pengurus Pokdarwis Pangaribuan

“Memanfaatkan lahan sekolah, siswa beserta para guru berhasil budidaya tanaman sayuran seperti Kangkung, Sawi, Bayam, dan Cabe. hasilnya kemudian dijual ke masyarakat sekitar hingga ke Ternate,” tuturnya.

Dari proses panen, penjualan hingga pada pengadaan alat pertanian (Dok. Sekolah)

Ia juga mengatakan, SMK Pertanian Modayama juga turut membantu menunjang kebutuhan pangan masyarakat desa disaat harga bahan pokok merangkak naik di masa pademi covid-19.

Bahkan dari hasil pertanian tersebut, sekolah mampu mengadakan kebutuhan siswa.

Baca Juga  Pantau Program Food Estate, Pangdam XII/Tpr Audiensi Dengan Tim Itjenad dan Itjen Kementan

“Dari hasil penjualan sayuran dapat membeli alat kesenian, menunjang kegiatan pramuka dan membiayai kebutuhan sekolah lainya berupa alat pertanian,” ungkapnya.

Ia pun berharap semoga siswa-siswi dapat mengaplikasikan ilmu yang sudah di peroleh selama duduk di bangku sekolah.

“Tentunya harapan kami kedepan, semoga ilmu yang sudah didapat mampu diaplikasikan ke masyarakat dan mampu melakukan usaha mandiri di bidang pertanian hingga dapat menciptakan lapangan kerja,” harapnya.

(FIK)

Happy
Happy
67 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
33 %

Share :

Baca Juga

Berita

PEMKAB TOBA JALIN KERJASAMA DENGAN MITRA INDUSTRI

Arsip

Hamil dan melahirkan anak di luar nikah, Polwan di Kalimantan terancam dipecat

Berita

Langkah Polda Kalbar Bentuk Pengawasan Koperasi di Kalimantan Barat

Arsip

Di Depan Petani, Mentan Amran Curhat Sudah Pecat 70 PNS Nakal

Berita

Bahlil Tegaskan Harga Gas di Pengecer Tak Boleh Lebih dari Rp 19.000 Per Tabung

Berita

Menparekraf, Sandiaga Uno menghadiahi sepasang kerbau kepada warga di samosir

Berita

Saat Anies dan Ganjar Kompak Minta MK Diskualifikasi Prabowo-Gibran, tapi Yusril Nilai Terlambat…

Berita

Demi Percepatan Penurunan Covid-19, Forkopimda Tapsel Gelar Analisis dan Evaluasi Mingguan