Home / Berita

Rabu, 25 Agustus 2021 - 04:50 WIB

Pejabat Kepala Desa Loleomekar Diduga Sunat BLT Dana Desa

Viewer: 650
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 30 Detik
Ilustrasi (Internet)

Halsel – Kompas Nasional | Pejabat Kepala Desa (Kades) Desa Loleomekar, Kecamatan Kasiruta Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Anis Iskandar Alam diduga sunat anggaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun 2021 sebesar 18 Juta.

Dari hasil penelusuran media ini bahwa pemerintah Desa Loleomekar di bawah kepemimpinan Pejabat Kepala Desa Anis Iskandar Alam telah melakukan pencairan BLT Tahap I dan II tahun 2021 sebesar Rp 42 Juta yang diperuntukan bagi 20 kepala kelurga.

Sementara dari 20 kepala keluarga penerima BLT seharusnya pemerintah desa telah menyalurkan 7 bulan kepada 20 kepala keluarga dengan total anggaran sebesar Rp 42 Juta, namun realisasi pembagian hanya disalurkan 4 bulan dengan pagu anggaran sebesar Rp 23 Juta.

Baca Juga  Dinas Kesehatan Bersama Lintas OPD Gelar Pertemuan Rembuk Stunting di Kecamatan Pengkadan

Kepada media ini, dari pengakuan warga bahwa dari total pagu anggaran BLT yang dicairkan dari buku rekening desa sebesar RP 42 Juta hanya dibagikan Rp 23 Juta berarti sisa anggaran BLT yang belum tersalurkan sebesar Rp 18 Juta.

“Namun saat pembagian BLT pemerintah Desa menyampaikan baru pencairan Tahap I jadi baru bisa dibagikan 4 bulan,” tutur salah seorang warga penerima BLT bebrapa waktu lalu.

Terpisah Karateker Kades Loleo Mekar, Anis Iskandar Alam saat dikonfirmasi membenarkan bahwa anggaran BLT Desa Loleo Mekar telah dicairkan 7 bulan, namun dirinya mengakui bahwa pembagian baru disalurkan 4 bulan.

“Jadi kemarin Bendahara Desa melakukan pencairan di rekening itu, memang tujuh bulan, kenapa sampai saya pending tiga bulan karena ada nama-nama penerima tidak ada di tempat,” ungkapnya.

Baca Juga  Jelang HUT Kota Pontianak ke-251, Pemkot Matangkan Persiapan 

Selain tidak berada di tempat, Anis pejabat yang baru dilantik dua bulan lebih itu mengakui bahwa dirinya masih bingung dengan pembagian BLT di Desa Loleo Mekar kerena tidak mengantongi data nama – nama penerima bantuan sosial lannya.

“Jangan sampai ada yang dapat bantuan ganda Jadi saya pending 3 bulan karena data yang di desa itu masih rancu, sebab data penerima PKH itu belum ada di saya,” pungkas Anis.

(FIK)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Beredar, Foto Syur Sosok Diduga Komisaris First Travel dengan Pasangan Sejenis

Berita

Menteri PUPR Dan DPR RI Komisi V Meninjau Lokasi Akan Di Bangun Flyover Tol Layang

Berita

Wanita Penghina Ahok Menyesal: Saya Sudah Tua, Punya Penyakit Kronis

Berita

Program Bansos Covid-19 Dibuka lagi Pada Masa PPKM Darurat

Berita

‍‍‍GMKI Siantar-Simalungun Desak Polres Simalungun Tangkap dan Adili Bahara Sibuea, Humas PT. TPL

Berita

Kuota Terbatas, Tahun 2022 Kota Pematangsiantar Berangkatkan 42 Calon Jamaah Haji

Berita

Sebanyak 16 tahanan titipan Polres Labuhanbatu melarikan diri

Berita

Wakapolres Sekadau Pimpin Sidang BP4R, Ini Yang Disampaikan