Kompas Nasional I T.Balai, Menuju konservasi Satwa langka, TNI AL Lanal Tanjungbalai Asahan (TBA) melepas ribuan ekor anak Penyu hijau atau yang disebut Tukik di Pulau Jemur Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau, Sabtu (14/8/2021).
Pelepasan Tukik itu dipimpin oleh Danlanal TBA Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory, Ketua Cabang 7 Korcab I DJA I Ny. Shinta Etwiory didampingi Kaposal Pulau Jemur, Lamhot M.S, dan juga dihadiri oleh Sekdakab Rohil Job Kurniawan, beserta kepala OPD terkait, Dandim 0321/Rohil, kepolisian dan Kades Pulau Jemur.
Dalam kesempatan itu, Danlanal TBA Robinson mengatakan bahwa, disamping melaksanakan pengawasan di bidang pertahanan dan keamanan wilayah, TNI AL juga berperan dalam melestarikan satwa langka untuk membantu pemerintah, salah satunya dengan melakukan konservasi Penyu hijau.
“Penyu hijau merupakan salah satu hewan langka, dan butuh dilestarikan habitatnya. Dan pulau ini merupakan salah satu habitat penyu hijau. Sehingga kita berkewajiban untuk menjaga kelestarian Satwa ini melalui konservasi agar tidak punah, “ucap Robinson.
Lebih lanjut dikatakan Robinson, Pulau Jemur adalah pulau terluar yang memiliki potensi cukup besar. Salah satu potensinya sebagai destinasi wisata. Sehingga diharapkan kepada pemerintah daerah untuk bisa mewujudkan potensi tersebut.
“Kendala saat ini di Pulau Jemur adalah jaringan sinyal untuk telekomunikasi tidak ada, serta dermaga. Maka kami harapkan pemerintah dapat memfasilitasi hal itu sebagai langkah awal mewujudkan potensi wisata di Pulau Jemur ini,”jelasnya.
Sekdakab Rohil, Job Kurniawan dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi terhadap konservasi Penyu hijau yang dilaksanakan TNI AL Lanal TBA. Dikatakannya, Pemkab Rohil siap bekerjasama dengan TNI AL dalam hal menjaga kelestarian Satwa serta mewujudkan potensi wisata di pulau terluar di Sumatera tersebut.
“Kami sangat bangga, laut kami diawasi oleh dua Pangkalan AL yakni Lanal Dumai dan Lanal TBA. Kami siap bekerjasama dengan TNI AL. Kami sudah punya rencana besar untuk menjaga kelestarian satwa langka ini dan sebagian sudah terealisasi. Kami akan bertahap untuk merealisasikan program dalam rangka melestarikan lingkungan dan menjadikan Pulau Jemur sebagai destinasi wisata, “ujarnya. (Gus)







