Home / Berita

Rabu, 14 Juli 2021 - 22:33 WIB

Bupati Halsel Sebut Ada Perampokan Terstruktur di Sekertariat Daerah

Viewer: 1037
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik
Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan/ Fik-Kompas Nasional

HALSEL – Kompasnasional.com | Bupati Halmamahera Selatan (Halsel) Hi Usman Sidik menyebutkan ada mafia terstruktur di sekertariat daerah. Empat Miliar lebih oprasinal Bupati dan wakil bupati tahun anggaran 2021 habis dirampok.

Hal itu disampaikan bupati Halsel, Usman Sidik saat ditemui sejumlah awak media di Kantor Bupati, Rabu (14/7/2021).

“Ada perampokan keuangan daerah yang tidak sedikit, dari awal saya dilantik pada tanggal 24 mei dan 5 hari menjabat tidak mendapat pelayanan dari sekertariat daerah baik itu perjalanan dinas maupun makan minum dan lain-lain,” Cetusnya.

Ternyata, lanjut Usman Sidik, anggaran oprasional perjalanan Dinas serta anggaran makan minun Bupati dan Wakil Bupati telah habis terpakai.

Baca Juga  Untuk Mengenalkan Pesona Wisata Sungai Kapuas Kepada Kasad, Danrem 121/Abw Makan Malam Bersama di Atas Kapal.

Menanggapi hal tersebut, Dirinya langsung menunjuk Inspektorat untuk melakukan audit dan setelah di laporkan hasil audit terdapat uang perjalanan dinas serta makan minum Bupati dan Wakil Bupati sebesar Rp 4.507.151.500 habis dirampok.

Bupati kemudian mengungkapkan, mafia anggaran perjalanan Dinas serta makan minum Buapati dan wakil Bupati dilakukan secara terstruktur. Sementara pihaknya sudah temukan dalang dibalik praktek prampokan anggaran sekertariat daerah perjalanan Dinas serta anggaran makan minum Bupati dan wakil Bupati.

“Saat hasil audit keluar saya langsung melakukan rapat di sekertariat daerah, dan diakui oleh bendahara sekertariat daerah bahwa dia hanya mengeluarkan uang yang disuruh oleh Sekertaris Daerah (Setda) dan ajudan Bupati sebelumnya,” paparnya.

Baca Juga  Bupati Tapanuli Utara Hadiri PAW Anggota DPRD.

Bendahara Sekertaraia Daerah juga mengakui bahwa Ia hanya keluarkan uang sesuai perintah yang disodorkan oleh Setda dan ajudan bupati sebelumnya.

“Bendahara juga menunjukan bukti-bukti fiktif terkait perjalanan dinas di beberapa Desa, makanya mereka berhasil rampok anggaran sebesar Rp 4 miliar lebih,” ungkap Bupati.

Berdasarkan hasil temuan tersebut, Bupati Halsel Usman Sidik langsung memberikan waktu selama satu bulan kepada Sekretariat Daerah untuk melakukan pengembalian.

“Jika dalam waktu yang ditentukan tidak dikembalikan maka saya akan tenteng KPK untuk selesaikan kejahatan ini,” tegas Bupati.

(Fik)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
25 %
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
75 %

Share :

Baca Juga

Berita

Walikota Buka Kegiatan Musrenbang RKPD Kota P.Sidempuan Tahun 2023

Asahan

14 Kegiatan Non Fisik TMMD Kodim 0208 Asahan Modal Keterampilan Baru Bagi Masyarakat

Berita

Polres Melawi Serahkan 7 Ekor Sapi Qurban untuk 2 GB GG GB GG GB Masjid, 1 Surau dan 1 Pesantren

Berita

Berita Psp. Pemko Psp Dan Personil Polres Serta Kodim 0212 TS Sosialisasikan AKB

Berita

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Amankan Arus Mudik Dan Terapkan Protokol Kesehatan Di Desa Wisata Perbatasan.

Berita

Polri Kawal Deportasi Mitsuhiro Taniguchi Sampai Diterima Polisi Jepang

Asahan

Diduga Hilang Kendali Dua Mobil Laga Kambing Di Pondok Jati Kisaran

Arsip

Peringatan Hari Pangan Sedunia Ke-37 Tingkat Provinsi Sumatera Utara