Kompas Nasionak l SIMALUNGUN-Pendaftaran peserta didik baru (PPDB) online 2021 pada SMKN 1 Siantar aman dan terkendali. Hal itu disampaikan ketua PPDB SMKN 1 Siantar Dra. Mangita Siahaan saat dijumpai diruang kerjanya. Jalan Sangnawaluh, kecamatan Siantar kabupaten Simalungun. Selasa (13/7/2021) sekira jam 11.00 wib
Dalam keterangannya ketua PPDB SMKN 1 Siantar Dra. Mangita Siahaan mengatakan, Bahwa usaha yang sudah lakukan kepada calon peserta didik (CPD) TP. 2021/2022 sudah di laksanakan secara maksimal, daya tampung pada atau kouta SMKN 1 Siantar sebanyak 360 calon peserta didik (CPD).
“Pada tahun ini, bagi CPD yang mendaftar pada sekolah kita ini sebanyak 473 CPD, tetapi dari hasil pengumuman yang masuk dalam pendaftaran sebanyak 328 CPD. Jadi dalam hal ini daya tampung kita disekolah ini masih kurang yakni di jurusan Tata Rias (TR) kurang 15 orang, di jurusan Tata Busana (TB) kurang dari 17 orang.” ujar Mangita.
Dia juga menjelaskan, Bahwa daya tampung pada SMK Negeri 1 Siantar untuk jurusan TR 72 orang, TB 72 orang, TKJ 108 orang, MM 108 orang. Jadi kuota yang kurang yakni dijurusan TR dan TB, dari kedua jurusan kita lakukan pemanggilan dari jalur zonasi dan melakukan pendaftaran secara offline.
Sesuai dengan arahan pemerintah, bawasannya adanya pemenuhan kuota dan usaha itu sudah dilakukan oleh SMKN 1 Siantar ini. Upaya demi upaya sudah kami lakukan ternyata belum juga tertutupi kuota yakni jurusan tata rias kurang 2 orang dari kuota saja.
Upaya yang kita lakukan kepada CPD yaitu setelah keluar pengumuman bagi CPDB yang kalah melalui jalur zonasi kita panggil melalui telefon seluler, lalu kita lakukan pendaftaran dengan offline dan langsung kita laporkan ke Cabdis Siantar.
Sambungnya PPDB pada tahun 2021 cuma 1 jurusan yang belum tertutupi selain itu jurusan TKJ memenuhi kuota, jurusan multi media sudah memenuhi kuota dan jurusan TB sudah memenuhi kuota juga. Jadi PPDB tahun ini kuota yang dibutuhkan sudah 99,8 persen.ucapnya.
Mangita juga berharap, semoga pendaftaran yang kita lakukan secara offline tersebut bisa lulus semua, dan sudah kita buat laporan semua ke Dinas Pendidikan Prov. Sumut melalui Cabdis Siantar.
Saat disinggung apakah ada kekuwatiran guru -guru di SMKN 1 Siantar tidak dapat memenuhi kouta Mangita dengan tegas mengatakan, Bahwa sedikit pun ke kuwatiran tidak ada pada guru-guru karena sekolah ini berkwalitas dan bermutu, juga guru-gurunya juga berkuwalitas, yang pasti masyarakat tau mana SMKN yang bermutu. Pungkas Mangita.
Toni Tambunan






