Home / Berita

Senin, 12 Juli 2021 - 18:41 WIB

Pendaftaran PPDB Online Tutup, Sejumlah Sekolah SMKN di Siantar Buka PPDB Offline Untuk Memenuhi Kuota

Viewer: 498
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 52 Detik

Pendaftaran PPDB Online Tutup, Sejumlah Sekolah SMKN di Siantar Buka PPDB Offline Untuk Memenuhi Kuota

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) offline bagi calon siswa untuk masuk di sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Kota Pematangsiantar sepertinya masih berlanjut. Padahal, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara melalui cabang dinas (Cabdis) di Siantar – Simalungun tetap menutup pendaftaran PPDB secara online pada Kamis (8/7/21). 

Sayangnya, dari amatan awak media dilapangan, Senin (12/7/21) masih ada sekolah membuka pendaftaran bagi calon siswa baru untuk masuk SMK Negeri. Mereka beralasan, hal itu dilakukan karena masih banyak yang belum terisi dari kuota disediakan.

Ketika di konfirmasi pada ketua panitia PPDB Cabdis Siantar Drs. Hamonangan Aruan mengatakan, Bahwa sampai hari ini belum ada instruksi dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara yang menyatakan akan membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) Siantar – Simalungun pada tahap dua. 

Baca Juga  Optimalisasi Pelayanan Publik,Pemkot Pontianak Manfaatkan IT

“Sekarang kan lagi proses daftar ulang daripada para siswa yang mendaftar dan dianggap sudah lulus verifikasi. Nanti baru bisa diketahui berapa bangku kosong dari calon peserta didik baru. Apabila terdapat sisa kuota dari jalur pendaftaran sebelumnya, maka kami akan mengusulkan pada Provinsi untuk dibuka PPDB tahap dua,”jelas dia. 

Keputusan ada di tangan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, sambung Aruan. Salah satu contoh adalah pengajuan yang sudah dikirim itu berkas hasil PPDB online untuk jenjang SMA. Pihaknya sudah mengajukan agar di buka kembali PPDB  tahap kedua untuk Kabupaten Simalungun saja. 

Baca Juga  Jalani Sidang Perdana, Siswa Pemukul Guru Dasrul Sempat Cium Tangan

Ia pun mengungkapkan kekecewaan terhadap sekolah SMK Negeri yang melakukan pendaftaran secara langsung atau offline diluar PPDB online yang sudah ditentukan. Walaupun menurut pihak sekolah bahwa hal itu dilakukan semata-mata hanya untuk masih banyaknya kursi yang belum terisi dari kuota disediakan.

“Jangan gegabah untuk melakukan pembodohan terhadap masyarakat. Kami akan tindaklanjuti sekolah yang melakukan hal seperti itu,”tegas Aruan. 

Selain itu, Aruan juga telah menugaskan pihaknya untuk turun ke lapangan langsung, menindak sekolah yang melanggar protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19 ini. Apalagi tidak mengindahkan himbauan pemerintah melaksanakan 3M.

Pasalnya, ada beberapa sekolah yang melakukan PPDB offline tanpa sepengetahuan dari pihak Cabdis sendiri. Sekolah tersebut beralasan bahwa banyak masyarakat yang datang ke sekolah tersebut, para peserta didik baru hanya untuk melakukan daftar ulang karena telah lulus seleksi PPDB online. 

Toni Tambunan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

KPK Ungkap Bupati Kolaka Timur yang Terjaring OTT

Berita

Jalin Kemanunggalan TNI – Rakyat, Paldam XII/Tpr Karya Bakti Bangun Jalan

Berita

Korban Keracunan MBG Lampaui 8 Ribu Anak, Naik Terus dalam 2 Pekan Terakhir

Arsip

Enggan Buka Jilbab, Walkot Jerman Pecat Muslimah Ini

Berita

Wakil Bupati Kapuas Hulu Gelar Halal Bihalal Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu Bersama Ormas Islam

Berita

Bupati Kapuas Hulu Sudah Tunjuk Plt Direktur PT. UKM

Berita

PARTINA Dukung Penuh Rondy Lumban Tobing Jadi Calon Pangulu Nagori Maligas Tongah

Berita

Menjelang Idul Fitri, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bersihkan Masjid Di Perbatasan.