Home / Berita

Kamis, 10 Juni 2021 - 06:30 WIB

Oknum Guru Jadi Dalang Sindikat Penggelapan 12 Unit Mobil Rental

Viewer: 506
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 15 Detik

Polda Kalbar Berhasil Ungkap Modus Penggelapan 12 Mobil Rental Dan 12 Motor Hasil Curanmor

PONTIANAK,KALBAR – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Barat menangkap sindikat kasus terhadap sebanyak 12 unit mobil rental dan 12 unit motor kasus pencurian.

Aksi penggelepan sindikat ini didalangi oleh seorang guru pengajar berinisial NA dan ibu rumah tangga alias IRT berinsial VS.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, total ada delapan tersangka yang ditangkap dalam kasus Penggelapan dan dua tersangka ditangkap dalam kasus pencurian.

Baca Juga  Ketua Dekranasda Yanieta Arbeastutie Kamtono Gelar Pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan

Kedua tersangka penggelapan tersebut merupakan anak buah dari NA berinisial TN dan FA.

“Pelaku yang diamankan dalam kasus penggelapan sebanyak delapan orang dan dalang utamanya adalah seorang wanita,” kata Lutfie saat Press Conference di Polda Kalbar, Rabu (9/6/2021).

Sindikat ini menggunakan modus dengan menyewa mobil lebih dulu dan menggunakan KTP milik orang lain.

“Para pelaku mengganti plat nomor kendaraan dan menjual mobil sewaan dengan harga murah untuk menarik perhatian para pembeli,” pungkasnya.
Janji para tersangka kepada pembeli menyerahkan kendaran dan STNK, BPKB menyusul seminggu kemudian.

Baca Juga  Kapal Feri Penyebarangan KMP Billy Di Perigi Piai Tekarang Sambas Terbalik

Ini hasil kerja keras Dit Reskrimum Polda Kalbar selama tiga minggu dan 8 unit mobil masih dalam pencarian Tim.

Dari kasus sindikat penggelapan ini total kerugian mencapai 3 Miliar Rupiah.

Dalam kesempatan ini Kombes Pol Luthfie Sulistiawan juga mengingatkan agar masyarakat tidak tergiur dengan kendaraan yang dijual dengan harga murah.

“Masyarakat jangan mudah tergiur dengan tawaran penjualan kendaraan yang murah, jika membeli kendaraan dengan harga murah agar di cek kelengkapannya supaya tidak terjadi kasus yang sama,” tutupnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kasus Kuota Haji Naik Penyidikan, KPK Spill Sosok Calon Tersangka

Berita

Empat Pejabat BPN Terjaring OTT ,Kejari Sita Rp32,4 juta

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Diwakili Pj.Sekda Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal

Berita

MTQ XXIX Kota Pontianak Mulai Digelar 1 – 6 Oktober 2021

Berita

Walikota Lantik ASN Eselon III di Lingkungan Pemko Padangsidimpuan

Berita

Menyikapi Peristiwa yang terjadi di Waterpront Kampung Beting Kemarin Malam Kabag Ops Polresta Pontianak dan Kapolsek Pontianak Timur Memberikan Arahan pada saat Gelaran Apel Pagi

Berita

Kapolsek Pontianak Timur Jalin Silaturahmi Dengan Tomas dan Toga

Berita

Ungkap 3 Kasus Berbeda, Polres Melawi Gelar Press Release