Home / Berita

Selasa, 11 Oktober 2022 - 15:19 WIB

Bupati Sintang Buka Pameran Senjata Tradisional Sintang di Museum Kapuas Raya

Viewer: 299
1 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 10 Detik

Sintang, Kompasnasional.com. -Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH membuka pelaksanaan Pameran Senjata Tradisional Sintang di Museum Kapuas Raya Sintang pada Selasa, 11 Oktober 2022.

Hadir juga saat pembukaan tersebut Wakil Bupati Sintang Melkianus, S. Sos, Anggota Forkopimda, Ketua Amida Kalimantan Siti Musrikah, perwakilan OPD, perwakilan etnis dan penggiat budaya Kabupaten Sintang.

Pameran dilaksanakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Museum Kapuas Raya ke 14 Tahun 2022. Pameran akan dilaksanakan selama 8 hari mulai 11-18 Oktober 2022 di Museum Kapuas Raya Jalan Sintang- Putusibau KM 14 Sintang.

Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH menyampaikan Museum Kapuas Raya ini sudah berusia 14 Tahun dan saat itu Museum Kapuas Raya dibangun oleh Bupati Sintang Simon Djalil.

“Lalu diresmikan oleh Bupati Sintang Milton Crosby tahun 2008.  Saya waktu itu sebagai Wakil Bupati Sintang. Saya juga hadir saat peresmian Museum Kapuas Raya. Bangunan ini adalah legacy dari Bapak Simon Djalil kepada kita semua dan harus kita jaga serta lestarikan” terang Bupati Sintang

Baca Juga  Pemerintah Daerah Dukung Penyaluran Subsidi Listrik Tepat Sasaran

Kami saat itu bersama Pastor Jacques Maessen, Kesultanan Sintang dan Pimpinan DPRD Kabupaten Sintang saat itu berangkat ke Tropen Museum Amsterdam di Belanda. Tujuannya menjajaki kerjasama soal museum. Tropen Museum Amsterdam sangat ramai dan indah” terang Bupati Sintang

“Saya minta kepada pengelola Museum Kapuas Raya untuk menata kompleks Museum Kapuas Raya ini supaya indah dan menarik. Misalnya dengan membangun tulisan Museum Kapuas Raya di bagian depan bangunan lebih besar dan tinggi supaya mudah dilihat orang. Ini museum indah, banyak dipuji oleh pengunjung yang sudah ke sini” terang Bupati Sintang

“Terima kasih kepada jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang yang sudah rutin menyelenggarakan kegiatan ini. Tiga tahun lalu, dilaksanakan pameran kontemporer teknologi, tahun lalu pameran kain tradisional, dan tahun ini pameran senjata tradisional Kabupaten Sintang. bagi saya ini menarik” tambah Bupati Sintang

Baca Juga  Pangdam XII/Tpr Tinjau Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Singkawang*

“Senjata tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Kabupaten Sintang sangat banyak dan menarik. Saya pengalaman selama 36 tahun berada di tengah masyarakat di pedalaman dan sekarang masih sering ke pedalaman saja masih senang dan tertarik dengan adanya senjata tradisional” terang Bupati Sintang.

“Kita kaya akan senjata tradisional. Senjata tradisional seperti mandau, perisai dan tombak mengandung kearifan lokal yang dalam. Senjata tradisional sekarang sudah berubah fungsi, bukan untuk perang lagi tetapi lebih dari itu yakni tradisi daerah kita. Di Kesultanan Al Mukaramah Sintang juga ada senjata tradisional. Mari kita saksikan, cintai dan lestarikan bersama aneka senjata tradisional yang dipamerkan ini sehingga tujuan dari pameran senjata tradisional ini bisa tercapai” terang Bupati Sintang

“Ayo cintai Museum Kapuas Raya yang sangat indahnya. Bagian depan gedung ini perlu kita tata lagi ke depan sehingga lebih menarik” terang Bupati Sintang

Yupinus Totom

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pangdam XII/Tpr Bersama Walikota Singkawang Tinjau Posko PPKM Skala Mikro di Pasiran

Berita

Tiada Henti Satgas Ops Aman Nusa II Melaksanakan Pengecekan Dan Melaksanakan Penyemprotan Disinfektan Di Kadang Ternak

Berita

Yasonna Jelaskan Penahanan Ferdy Sambo: 5 Hari di Lapas Salemba, Kemudian Dipindah ke Cibinong

Berita

Diwakili Kadis Pariwisata, Plt Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Acara Pelantikan ASKI

Berita

Program Pemerintah Desa Kaborangan Ajak masyarakat Desa Selalu jaga Lingkungan Desa.

Arsip

Van Warna Putih Berjalan Zig-zag di Jalanan Kota Barcelona Tewaskan 13 Orang

Berita

Kabur ke AS, Ilmuwan Tiongkok Ungkap Negaranya Sengaja Tutupi Corona

Berita

Tiga Tahun Berlalu, Beginilah Nasib Bayi Malang yang Dibuang di Kolong Jembatan Setelah Diadopsi Bupati Karawang, Wajah Gantengnya Jadi Sorotan!