Home / Kriminal

Senin, 7 Juni 2021 - 20:50 WIB

Melawan Saat Hendak Dirudapaksa, Bocah Berusia 8 Tahun di India Dilempar dari Kereta Api

Viewer: 467
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 43 Detik

kompasnasional l Seorang anak kecil berusia 8 tahun diperkosa di toilet dan berkat keberaniannya polisi berhasil mengungkap kasus memilukan itu.

Insiden itu terjadi di jalan raya Goa-Nizamuddin, antara stasiun kereta api Lonand dan Salpa di Distrik Satara, negara bagian barat Maharashtra, India.

Dilansir The Times of India, seorang anak berusia 8 tahun sangat berani melawan pelaku pelecehan seksual terhadap dirinya.

Dia juga membantu mengungkapkan kasus itu dalam menangkap tersangka.

“Gadis itu berpergian ke Delhi bersama orangtua, saudara laki-laki dan saudara perempuannya,” kata Sadanand Wayse Patil, kepala polisi kereta api pemerintah.

Malam itu, anak berusia 8 tahun tersebut dan seluruh keluarganya sedang tertidur di kereta api ketika seorang pria aneh tiba-tiba mendekati mereka.

Pria ini membawa gadis kecil itu ke toilet di kereta.

Namun tidak ada yang menyadarinya karena mereka tidur terlalu nyenyak.

Setelah itu, pria tersebut mulai melecehkan gadis kecil itu secara seksual dan memaksa anak tersebut untuk berhubungan badan dengannya.

Saat anak itu tersadar dan menyadari bahaya, dia langsung berteriak minta tolong.

Pada saat yang sama, dia juga melawan pria itu dengan sengit.

Melihat anak kecil tersebut berjuang, pria ini menyeretnya keluar dari toilet.

Baca Juga  Sikap Komnas HAM Atas Penangkapan 144 Orang di Jakarta Utara

Ia mengatakan bahwa dia akan mengembalikannya ke orangtuanya.

Namun, pria itu malah melemparkan gadis kecil tersebut ke luar kereta yang masih bergerak.

Untungnya saat itu kereta berjalan lambat, sehingga gadis kecil tersebut tidak terluka parah.

Sekitar pukul 6 pagi, pada tanggal 1 Juni, orang-orang yang tinggal di dekat lokasi kejadian menemukan anak kecil tersebut berbaring di sebelah rel kereta api.

Ada beberapa luka di tubuhnya dan ia segera dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

Di rumah sakit, ketika kesehatan psikologisnya lebih stabil, gadis kecil itu mengatakan ia sedang berpergian dengan keluarganya ke Delhi.

Namun tiba-tiba datang seorang pria asing dan menariknya ke toilet, lalu memaksanya untuk melakukan tindakan seksual.

Setelah dilempar keluar dari kereta, gadis kecil itu berbaring di samping rel setidaknya selama 5 jam sebelum ditemukan.

Ia juga menjelaskan secara rinci apa yang dia ingat tentang tersangka untuk membantu polisi dalam penyelidikan.

Setelah memastikan jadwal kereta yang dinaiki gadis kecil tersebut, polisi distrik Satara segera memberitahu kondektur kereta.

Polisi memerintahkan agar tidak ada yang turun dari kereta, dan kemudian melancarakan operasi pencarian.

Baca Juga  Polri Limpahkan Berkas Kasus Ujaran Kebencian Petinggi dan Anggota KAMI ke Kejaksaan

Saat itu, keluarga gadis itu masih mengira putri mereka sedang tidur di lantai atas sampai kondektur tiket tiba sekitar pukul 7.30.

Mereka baru menyadari bahwa putri mereka menghilang.

Berdasarkan kesaksian gadis itu, polisi distrik Satara menangkap setidaknya 30 pria yang deskripsinya cocok dengan tersangka.

Kemudian, ruang lingkup penyelidikan menyempit menjadi 4 orang dan akhirnya menetapkan tersangka sebagai Prabhu Malappa Uphar yang berusia 33 tahun.

Dia ditangkap saat kereta mendekati Kota Bhusaval, di negara bagian utara Maharashtra.

Di kantor polisi, Prabhu Malappa Uphar mengakui semua tindakannya, tetapi dia membela diri dengan mengaku sedang mabuk.

Tentu saja kesalahannya tidak dapat diterima dan akan ditahan sambil menunggu keputusan.

Adapun gadis berusia 8 tahun tersebut hanya menderita luka ringan di kaki dan dagunya.

Ia kemudian dikembalikan ke keluarganya.

Polisi setempat mengatakan, jika bukan karena keberanian anak tersebut, kasus ini tidak akan terselesaikan dengan cepat.

Selain itu, polisi juga menunjukkan kesalahan dalam memastikan keselamatan di kereta api dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. 
(TN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

KPK Tetapkan Mantan Dirut Garuda Jadi Tersangka

Kriminal

Apa itu Anarko? Kelompok yang Diduga Dalang Kerusuhan Demo UU Cipta Kerja
Ket:Foto// Sebelah kiri Pengacara Darmawan Yusuf dan sebelah kanan Selviwaty..

Berita

Terjebak Vaksinasi Ilegal, Selviwaty Berterimakasih ke Penegak Hukum

Berita

Ini Sanksi Pilot Heli Polri Angkut Pengantin Tanpa Izin

Berita

Polres Binjai Amankan 11 Orang dalam Penggerebekan Penampungan TKI Ilegal

Berita

Sat Narkoba‍‍Polres Pematangsiantar, Menciduk Pemakai dan Pengedar Narkoba

Arsip

Remaja 18 Tahun Korban Pertama Yang Tewas Akibat Main Pokemon Go

Kriminal

Ini Tampang Pemuda Tukang Mabuk Di Cikande, Pemerkosa Emak-Emak Tukang Sayur