Home / Berita

Selasa, 1 Juni 2021 - 19:13 WIB

Gubernur Dan Sekda Prov Kalbar Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Dilaksanakan Secara Virtual

Viewer: 378
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 15 Detik

PONTIANAK KALBAR | KOMPAS Nasional – Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji S.H., M.Hum., dan Seketaris Daerah Provinsi Kalbar, A.L. Leysandri S.H.,, menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni secara daring (virtual) di Ruang Data Analitik, Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (1/6/2021).

Upacara virtual ini bertindak selaku pembina adalah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dari Istana Kepresidenan Bogor.

Dalam kesempatan ini, Presiden Joko Widodo mengenakan busana adat Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam upacara tersebut Gubernur Kalbar H. Sutarmidji S.H., M.Hum., juga menggunakan baju adat Teluk Belanga, sedangkan Seketaris Daerah A.L. Leysandri S.H., menggunakan pakaian adat corak Dayak Kalimantan Barat.

Baca Juga  Keselamatan Nyawa Warga Terabaikan: Pemkab Samosir Pilih Bangun Gedung MBG Polres Dibanding Perbaiki Jembatan Maut Lontung

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyebut peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni menjadi momen untuk memperkuat nilai kelima sila.

Nilai-nilai itu diyakini menopang Indonesia menghadapi tantangan global.

“Manfaatkan untuk mengukuhkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, dalam berbangsa, dan dalam bernegara,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan Pancasila memang sudah menyatu sepanjang Republik Indonesia berdiri.

Namun tantangan yang dihadapi tidak semakin ringan.

Kepala Negara menilai salah satu tantangan muncul dari globalisasi dan interaksi antarbelahan dunia.

Baca Juga  Usianya 105 Tahun dan Masih Bekerja sebagai Dokter, Rupanya Ini 6 Resep Rahasia Panjang Umur dan Sehat Miliknya

Hal itu tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan.

“Yang harus kita waspadai adalah meningkatkan rivalitas antarpandangan, rivalitas antarnilai-nilai, dan rivalitas antarideologi,” tegas Jokowi.

Selain itu, kata dia, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga memengaruhi lanskap kontestasi ideologi.

Revolusi industri 4.0 menyediakan berbagai kemudahan berdialog, berinteraksi, dan berorganisasi.

“Kecepatan ekspansi ideologi radikal bisa melampaui standar normal ketika memanfaatkan disrupsi teknologi ini,” tutur dia.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolda Kalbar Tinjau Langsung Beri Bantuan Korban Banjir di Sintang.

Berita

Walikota P.Sidimpuan Tabur Bibit Ikan Lele di Batunadua

Berita

Masyarakat Patuhi Prokes, Satbinmas Polres Melawi Gandeng Bhabinkamtibmas*

Berita

Saksi Mata Sebut Banyak Korban Meninggal Dunia di Pantai Talise Palu

Berita

HUT ANKOL ke-3 Kodim 1201 Mempawah di Hadiri Wakil Gubernur Ria Norsan

Berita

PANGDAM II/SRIWIJAYA PIMPIN SERTIJAB 3 KOMANDAN BATALYON.

Berita

Nursaman, Gelandangan yang Mengaku Ditemui Risma di Thamrin

Berita

Pastikan Aman Dan Sehat, Satgas Pamtas Yonif Mekanis Yonif Mekanis 643/Wns Lakukan Pengamanan Dan Menerapkan Protkes Dalam Ibadah Natal