Home / Berita

Selasa, 1 Juni 2021 - 19:13 WIB

Gubernur Dan Sekda Prov Kalbar Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Dilaksanakan Secara Virtual

Viewer: 409
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 15 Detik

PONTIANAK KALBAR | KOMPAS Nasional – Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji S.H., M.Hum., dan Seketaris Daerah Provinsi Kalbar, A.L. Leysandri S.H.,, menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni secara daring (virtual) di Ruang Data Analitik, Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (1/6/2021).

Upacara virtual ini bertindak selaku pembina adalah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dari Istana Kepresidenan Bogor.

Dalam kesempatan ini, Presiden Joko Widodo mengenakan busana adat Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam upacara tersebut Gubernur Kalbar H. Sutarmidji S.H., M.Hum., juga menggunakan baju adat Teluk Belanga, sedangkan Seketaris Daerah A.L. Leysandri S.H., menggunakan pakaian adat corak Dayak Kalimantan Barat.

Baca Juga  Bupati Kapuas Hulu Melepas Keberangkatan Calon Jemaah Haji Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 1443 H/2022

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyebut peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni menjadi momen untuk memperkuat nilai kelima sila.

Nilai-nilai itu diyakini menopang Indonesia menghadapi tantangan global.

“Manfaatkan untuk mengukuhkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, dalam berbangsa, dan dalam bernegara,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan Pancasila memang sudah menyatu sepanjang Republik Indonesia berdiri.

Namun tantangan yang dihadapi tidak semakin ringan.

Kepala Negara menilai salah satu tantangan muncul dari globalisasi dan interaksi antarbelahan dunia.

Baca Juga  Walikota Siantar Hadiri Kick Off Program QRIS 1.001 Masjid di Sisibatas Labuhan

Hal itu tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan.

“Yang harus kita waspadai adalah meningkatkan rivalitas antarpandangan, rivalitas antarnilai-nilai, dan rivalitas antarideologi,” tegas Jokowi.

Selain itu, kata dia, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga memengaruhi lanskap kontestasi ideologi.

Revolusi industri 4.0 menyediakan berbagai kemudahan berdialog, berinteraksi, dan berorganisasi.

“Kecepatan ekspansi ideologi radikal bisa melampaui standar normal ketika memanfaatkan disrupsi teknologi ini,” tutur dia.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Menteri Sandiaga Uno akan Berkunjung ke Kampung Wisata BML Pontianak

Berita

Bupati Kapuas Hulu Sis Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dan BPD

Berita

guide alias pemandu tamu, ditemukan tewas di Kualanamu

Berita

Saut Martua : Distribusi Bantuan Pemprov Jangan Berlama-lama

Berita

Srikandi Veteran PKRI Kota Pematangsiantar Bangga Bisa Menjalin Silaturahmi Dengan Kanminvetcad I/09 Simalungun

Berita

Baru Seminggu Surut Kota Kecamatan Menukung di Landa Banjir Lagi

Berita

Kegiatan Peresmian.Mess Polwan Dan Penyerahan dua Unit Mobil Dinas Polres Kapuas Hulu

Berita

Babinsa Dampingi Warga Binaanya Lakukan Tracking Covid-19