Home / Headline News

Sabtu, 29 Mei 2021 - 07:40 WIB

Soal Puan Maharani dan Ganjar Pranowo, CSIS: Megawati Insting Politiknya Tajam

Viewer: 381
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 48 Detik

Kompasnasional l Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPR RI Puan Maharani sedang hangat jadi pergunjingan di media sosial.

Kedua kader PDI Perjuangan itu hangat dibicarakan dan dikaitkan dengan pencalonan presiden pada Pemilu 2024.

Peneliti Senior CSIS J Kristiadi melihat pada akhirnya keputusan siapa yang akan berkontestasi dalam Pilpres 2024 akan ditentukan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Menurut saya kalau kasus Ganjar dan Puan itu, Mbak Mega sudah banyak pengalamannya. Bu Mega sudah puluhan tahun di dunia politik, saya kira insting politiknya sangat tajam sekali,” ujar Kristiadi.

Disampaikan Kristiadi dalam diskusi daring bertajuk ‘Membaca Dinamika Partai dan Soliditas Koalisi Menuju 2024’, yang digelar Para Syndicate, Jumat (28/5/2021).

Menurut Kristiadi, Megawati sudah kenyang asam garam.
Terutama di dunia perpolitikan tanah air.

Baca Juga  KPK: Hakim Jadi Profesi Penegak Hukum Paling Banyak Terjerat Korupsi!

Sehingga, diyakininya persoalan internal partai akan selesai di tangan Megawati.

“PDIP bisa jadi begini karena perjuangan, tetesan air mata, dan cucuran darah. Bagaimana Orde Baru menggilas PDIP dengan mesin negara, tidak bisa, sampai ada namanya 27 Juli. Itu pun tetap enggak bisa lagi,” kata Kristiadi.

Sebelumnya, Puan sempat menyindir ‘pemimpin medsos’ dalam pidato pengarahan kepada kader PDIP Jateng jelang Pemilu 2024 di Semarang, Sabtu (22/5).

Dalam acara pengarahan Puan itu, Ganjar tak diundang. Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto beralasan tak simpatik dengan Ganjar yang tampak ambisius ingin maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.
Perseteruan itu pun mencuat ke publik.

Namun, Ganjar Pranowo membantah berkonflik dengan Puan Maharani.

Sementara itu, Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyebut kisruh yang terjadi antara Ganjar Pranowo dan Puan Maharani adalah dinamika politik biasa.

Baca Juga  Pasi Ops Satgas Yonif 645/Gty Hadiri Rapat Usulan Pemindahan Lokasi Pemeriksaan Ekspor Impor Barang, Usulan Penyediaan Tempat Lost And Found Barang dan Evaluasi Sterilisasi PLBN Entikong

Apa yang menjadi sorotan media akhir-akhir ini misalnya terjadi di Jawa Tengah, bagi PDIP itu dinamika politik biasa,” kata Hasto dalam acara yang sama.

Lantas, Hasto mengulas pencalonan beberapa tokoh yang diusung PDIP.

Mulai dari pencapresan Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2014 hingga kekinian soal diusungnya Eri Cahyadi di Pilwalkot Surabaya.

“Semua menunjukkan adanya dialektika di internal PDIP, tetapi kami punya kultur, kami punya mekanisme kepemimpinan mengarahkan dialektika tersebut bagi kesiapsiagaan partai menyongsong pemilu,” ujar Hasto.

“Konsolidasi kepartaian wajib dilakukan saat bersamaan kami punya tugas dan tanggung jawab dalam menjaga kohesivitas pemerintahan Presiden Jokowi-Maruf agar secepatnya menghadapi pandemi Covid-19,” pungkasnya. (TN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

DPC SBSI 1992 Kab. Deli Serdang Demo PT sagami

Headline News

Pabrik Mesin di China Meledak, 2 Orang Tewas dan 24 Luka-Luka

Berita

Potongan Tubuh dan Darah: Kesaksian Horor Serangan Teror di Nairobi

Berita

Kawanan Gajah Liar Kembali Meresahkan Warga Koto Garo, Warga Minta BKSDA Riau Segera Turunkan Tim Sebelum Ada Korban Kembali

Headline News

Pesawat Boeing Jenis Baru, KNKT Mengaku Kesulitan Investigasi Penyebab Jatuhnya Lion Air

Berita

Geledah Rumah Pejabat PU Yogyakarta, KPK Sita Uang Rp 130 Juta

Headline News

Jhoni Allen Masih di DPR, Demokrat: Secara Moral dan Etika Harusnya Tidak Hadir

Berita

Gempa Maluku Dimutakhirkan Jadi M 7,5-Peringatan Dini Tsunami Dicabut