Home / Berita

Kamis, 27 Mei 2021 - 15:33 WIB

Gubernur Kalbar Hadiri Rakor Percepatan Realisasi APBD 2021

Viewer: 475
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

Ini Pesan Mendagri Tito Karnavian

PONTIANAK KALBAR | KOMPAS Nasional- Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum. didampingi Kepala Badan Keuangan Dan Aset Daerah Drs. Alfian, MM menghadiri Rapat Koordinasi Bersama Seluruh Kepala Daerah, Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Indonesia yang dilaksanakan melalui konferensi video. di Ruang Data Analitik, Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (25/5/2021).

Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dilaksanakan dalam rangka Percepatan Realisasi APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2021.

Dalam arahannya, Mendagri H. Tito Karnavian menyampaikan kondisi pandemi Covid-19 telah membuat kondisi ekonomi dan keuangan di setiap negara mengalami kontraksi, termasuk Indonesia.

Hal ini menjadi tugas berat, tidak hanya pemerintah pusat, namun juga seluruh pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Baca Juga  Sambut HUT Bhayangkara ke-76 Polresta Pontianak Bersama PMI Gelar Donor Darah

“Hampir di semua negara mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Di negara kita sendiri (Indonesia), sempat turun di triwulan kedua menjadi minus lima persen.

Dan kemudian perlahan naik di triwulan ketiga minus 3,49 persen, di triwulan terakhir minus 2,19 persen,” jelasnya

Mendagri Tito Karnavian juga menambahkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan pertama Januari – Maret 2021 mencatat minus 2,74 persen.

Hal ini relatif membaik apabila dibandingkan dengan beberapa negara yang pertumbuhan ekonominya jatuh sampai ke bawah minus 10 persen.

Dilihat dari data saat ini, Menteri Dalam Negeri RI meminta kepada seluruh Kepala Daerah untuk segera mengambil langkah-langkah strategis sesuai arahan Presiden RI.

Hal tersebut dilakukan guna mempercepat realisasi APBD Tahun 2021 agar dapat dimaksimalkan.

Baca Juga  FORKOPIMDA TOBA LAKSANAKAN PPKM BERBASIS MIKRO

“Meskipun ada beberapa daerah yang masih di bawah rata-rata nasional dalam merealisasikan APBD, tidak ada kata terlambat bagi kita jika mampu bekerja sama, baik pusat maupun daerah, untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” jelas Mendagri Tito.

Diterangkannya, pemulihan ekonomi sangat penting.

Oleh karenanya Pemerintah Pusat memasang target pada kuartal kedua tahun 2021, sesuai dengan permintaan Menteri Keuangan RI, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, yakni bisa meningkat 7-8 persen.

“Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi ini hanya bisa dilakukan, apabila stakeholder pemerintah pusat dan daerah, baik di tingkat satu dan dua, bisa menggenjot pertumbuhan ekonominya,” ujar H. Tito Karnavian.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

RSUD Kota Psp Kini Miliki Mesin Penguji Sampel Swab

Berita

Gubernur Kalbar Tinjau Kesiapan Tempat Karantina WNI Dari Malaysia

Berita

Pemkot Bekasi Minta Rp 2 T ke DKI untuk Pengolahan Sampah Bantargebang

Berita

JOKOWI DISAMBUT AKSI DAMAI MASYARAKAT SIRIARIA HUMBAHAS DI TOBA

Berita

KPU Wajibkan Pasangan Calon Daftarkan Akun Medsos

Arsip

Bangun Jalan Pantai Selatan, Pemerintah Utang Rp 3 Triliun ke IDB

Berita

Danau Lindung Empangau Kecamatan Bunut Hilir Akan Rencanakan Panen Raya Sebelum Idul Adha

Berita

Hormati Adat Istiadat, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Hadiri Ritual Adat Marasi’an Air Tanah Di Perbatasan.