Home / Berita

Senin, 17 Mei 2021 - 15:44 WIB

Hati Hati Pasukan Calo CPNS Bergentayangan

Viewer: 601
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 26 Detik

Wako Edi : Jangan Percaya Jika Ada Oknum Iming-imingkan Lulus CPNS
Laporkan ke Pemkot atau Pihak Berwajib

PONTIANAK KALBAR | KOMPAS Nasional – Jelang dibukanya penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya apabila ada yang mengiming-imingi bisa meluluskan menjadi CPNS, apalagi sampai meminta sejumlah uang sebagai imbalan.

“Jika ada yang demikian, segera laporkan ke Pemkot Pontianak atau pihak berwajib,” ujarnya usai memberikan arahan kepada para pejabat eselon di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (17/5/2021).

Sebab, lanjut Edi, seleksi penerimaan CPNS ini dilaksanakan secara obyektif dan transparan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Untuk itu, ia mengimbau masyarakat yang akan mengikuti seleksi CPNS untuk mengikuti seluruh prosedur yang telah ditentukan.

Baca Juga  Wabup Wahyu Pimpin Rakor Persiapan Keberangkatan Calon Jemaah Haji Kabupaten Kapuas Hulu

“Sekali lagi saya mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dan terpedaya apabila ada orang atau calo yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi CPNS,” tegasnya lagi.

Ia menambahkan, dalam penerimaan CPNS, Pemkot Pontianak masih prioritas pada tenaga pendidikan, kesehatan dan teknis sebagaimana kebutuhan setiap tahunnya.

“Termasuk pula untuk mengisi kekosongan akibat pegawai yang telah pensiun,” tuturnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Mulyadi menerangkan, seleksi penerimaan CPNS rencananya dibuka mulai Mei hingga Juni 2021.

Baca Juga  Walikota Tutup Kompetisi Bola Voli Samora Cup, Samora FC Libas Deli Serdang Skor 3:0

Sementara jumlah CPNS yang diusulkan Pemkot Pontianak terdiri dari tenaga kesehatan sekitar 100 orang dan tenaga teknis lebih dari 20 orang.

Sedangkan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) didominasi tenaga pendidikan atau guru sebanyak lebih dari 900 orang. Ia berharap jumlah tersebut bisa menutupi kekurangan tenaga guru yang ada di Kota Pontianak.

P3K berlaku bagi tenaga honorer dan sesuai dengan kompetensi yang diperlukan.

“Untuk pengumuman formasi lebih rinci berikut persyaratannya, akan kita informasikan secara terbuka kepada masyarakat,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Walikota Siantar Meresmikan Musholla Amaliyah menjadi Masjid Amaliyah

Berita

Portugal Tinggalkan Piala Dunia Dengan Kepala Tegak

Berita

Itwasda Polda Kalbar Audit Kinerja Polres Sanggau dan Polsek Jajaran

Berita

Militer Myanmar Kaget Banyak Orang Protes Kudeta

Berita

Lapas Kelas IIA Pematang Siantar Kanwil Kemenkumham Sumut Laksanakan Kegiatan Pembinaan Sarana Asimilasi dan Edukasi

Berita

Polsek Siantan Berubah Nama Menjadi Polsek Jungkat

Berita

Bak Mendapat Mukjizat, Sehari Lagi PSBB Jakarta Berakhir, Jumlah Pasien Positif Virus Corona di Wilayah Ini Diam-diam Tinggal Tersisa 1 Orang, di Mana?

Berita

Walikota Hadiri Pelantikan BPH PPTSB Kota Psp