Home / Berita

Jumat, 23 April 2021 - 09:37 WIB

Optimalisasi Pelayanan Publik,Pemkot Pontianak Manfaatkan IT

Viewer: 452
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 32 Detik

Kembangkan Aplikasi di Seluruh OPD

PONTIANAK KALBAR KOMPAS Nasional – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut, teknologi informasi tidak bisa terpisahkan dengan penyelenggaraan pemerintahan. Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak telah sejak lama menerapkan konsep smart city dalam tata kelola pemerintahan.

Tujuan implementasi teknologi informasi (IT) dalam tata kelola pemerintahan adalah untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan publik secara optimal serta untuk efisiensi.

Pemanfaatan jaringan berbasis IT dengan menyediakan aplikasi-aplikasi.

“Baik aplikasi yang sudah kita buat ataupun yang kita kembangkan sendiri di masing-masing OPD yang bertugas melayani masyarakat,” ujarnya usai menjadi narasumber dalam acara webinar nasional yang digelar Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMEPA) di Ruang Pontive Center, Kamis (22/4/2021).

Baca Juga  Pangdam XII/Tpr Kunjungi Yonzipur 6/SD

Ia meminta keseluruhan data tersebut terkonektivitas dengan aplikasi-aplikasi yang ada.

Sebab, kata dia, perkembangan IT tidak bisa terpisahkan dari kehidupan manusia saat ini.

Salah satunya, Kampung Digital Gradasi di tepian Sungai Kapuas Gang H Mursyid

Kelurahan Benua Melayu Laut Kecamatan Pontianak Selatan yang dicanangkan baru-baru ini.

Keberadaan kampung digital ini bisa memajukan aktivitas yang berkaitan dengan ekonomi kreatif.

Kampung Digital Gradasi ini bisa dimanfaatkan masyarakat dalam kegiatan perekonomian dan lainnya.

“Semoga Kota Pontianak bisa menjadi salah satu Kota Digital di Indonesia yang akan dicanangkan ke depan,” harapnya.

Menurutnya, Kota Pontianak memiliki peluang menjadi kota digital di Indonesia sebab dari data pengguna IT di kota ini mempunyai potensi besar.

Baca Juga  Jalinsum Siantar-Saribodolok Rusak Parah ' Ini Aksi JR Saragih

Ia berharap kampung digital ini bisa berkontribusi dalam memberikan pelatihan-pelatihan bagaimana mendapatkan informasi, bertukar informasi termasuk produktivitas yang bisa dilakukan.

“Hal ini sejalan dengan upaya program smart city di Pontianak,” ungkapnya.

Meskipun di tahun ini proyek baru terkait smart city belum ada, namun pihaknya fokus pada meningkatkan kualitas jaringan yang ada maupun optimalisasi aplikasi marketplace yang dimiliki sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Hampir sebagian besar OPD ada aplikasi, bahkan satu OPD bisa lebih dari lima atau 10 aplikasi sesuai masing-masing bidang,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dekat dengan Masyarakat, Polres Samosir Jaga Kamtibmas dan Kembangkan Wisata

Berita

Hari Ini, Bareskrim Periksa 8 Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung
Foto isi kontainer yang di tangkap

Berita

Polisi Amankan 2 Kontainer Pakaian Bekas Impor Senilai Rp 1 M di Batam

Berita

Pemkot Pontianak Jika Diizinkan, Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Berita

Madina Rusuh, Pasukan TNI dan Brimob Siaga

Berita

Hidupkan Malam Ramadhan Dengan Membaca Al Quran, Bupati Tapsel Apresiasi BKM Al Irsyad

Berita

Prajurit Kodam XII/Tpr Terima Sosialisasi Doktrin TNI AD Kartika Eka Paksi

Berita

Hari Pertama Kerja, Wali Kota Periksa Kehadiran ASN Pemko Sidempuan Mencapai 90 Persen